December 19, 2009

I HaVe a DreaM


lagi...blog ku ini hampir aja keteter gara2 pengen ganti template yg lebih seger, setelah bolak balik nyari2, alhmdlh jatuh hati ama template yg baru ini.

tau ga temans?...akhir2 ini saya sering banget berkhayal, padahal kan ga boleh yaa berkhayal di dalam Islam (*astagfirullah), tapi Insya Allah deh khayalan saya ini (lebih tepatnya mimpi) bisa membawa ke arah positif untuk membangun semangat hidup dalam berusaha dan berikhtiar. dan kebetulan inspirasi menulis tentang mimpi ini saya ambil juga dari salah satu teman saya, yuk... kita lanjoddd aja ya bacanya, semoga bermanfaat.

Gini loh Jeng...Saya ini punya banyak mimpi. Ya, mimpi seperti kebanyakan orang, mimpi saya umum sebetulnya.. Membahagiakan orang tua saya, menghajikan keluarga saya, memberi pendidikan yang terbaik kepada anak2 saya, memberikan kehidupan yang layak bagi keluarga kecil dan keluarga besar saya, memiliki kebebasan waktu bersama keluarga saya, membangun mesjid, haji tiap tahun, hampir semua mimpi saya untuk keluarga saya, yup the lovely fam.

Tapi, saya tidak mau menitipkan mimpi-mimpi saya kepada orang lain. Saya tidak mau memaksa suami saya untuk bekerja keras agar semua mimpi saya terwujud, Sudah waktunya saya lakukan itu. Menurut temans, adilkah apabila kita menitipkan nasib kita pada orang lain, apalagi kepada orang yang kita sayangi? bukankah mereka memiliki mimpi mereka masing2??


Kalau temans berfikir saya materialistis, silahkan, Tapi saya tidak menengadahkan tangan saya kepada orang lain dan orang2 yang saya cintai, hanya Allah yang berhak atas tangan saya, Saya ingin mandiri dan berusaha untuk mewujudkan impian saya itu...

Saya tidak keberatan mulai dari nol, belajar dari nol, karena saya bersiap untuk berhitung menuju bilangan positif. Bukan mundur dan menghitung bilangan negatif.

Saya tidak mau berkata ’susah’, ‘tidak bisa’, 'ini bukan bakat saya'. Karena itu berarti saya bukan memulai dari nol, melainkan dari negatif. Lebih berat mengubah yang ‘negatif’ ini menjadi positif.

Saya harus berani berkata: ‘Saya mulai dari NOL’, dan bergerak maju terus ke arah positif tanpa mundur.

Karena saya percaya, Allah tidak tidur, apakah Allah akan membiarkan hambanya yang bekerja untuk keluarganya tanpa hasil? Bukankah shodaqoh terbaik adalah menafkahi keluarganya? Saya percaya Allah maha adil. Dan saya percaya sukses itu bukan hal yang tidak mungkin, Apabila kita tetap konsisten, dengan niat dan semangat :), dan saya yakin saya bisa mewujudkan mimpi2 saya melalu jalan ini, Insya Allah dengan Ridho dari suami dan Allah Swt.
Tidak ada yang tidak mungkin temans, Karena "Sukses adalah milik orang yang sadar dirinya puya potensi untuk sukses, milik yang menginginkan, dan memperjuangkannya sepenuh hati."

11 comments:

@yank Mira said...

nge tes comment... buat yg mau comment di sini yaaa

@yank Mira said...

nge test lagi nih

Lidya said...

tah geuning baru bisa komen :)

Bintang said...

banget banget mbak header nya...

Bunda Nayla said...

Jadi kyk judul film " sang Pemimpi", hihihi

Milla Widia N said...

nahh ini baru bisa komeng hahaha

Milla Widia N said...

lanjutkan bermimpi.... !! karena berawal dari miimpi dpt menjembatani menjadi kenyataan

Jakarta Spa said...

Selamat hari ibu. Jaya selalu wanita Indonesia.

Salam mesra dari Jakarta Spa blog portal yang membahas spa dan perawatan tradisional

anak nelayan said...

semoga impianya terwujud ..salam sukses

Desy Noer said...

Go lah! Semangaddd yoks!

MT.ALMAHMUUDIYYAH said...

NENG,NGABISIN WAKTU BUAT INTERNETAN,JANGAN LUPA SHOLAT YANG LIMA WAKTU,OK.