July 13, 2010

Cinta yang benar benar ada

jika darahku mendesirkan gelombang
yang tertangkap oleh darahmu
dan engkau beriak karenanya.
Darahku dan darahmu, terkunci dalam nadi yang berbeda,
namun berpadu dalam badai yang sama

yang telah mengutarakan segala embun sejukku...
hanyalah satu dalam keabadianku...
bahwa kau adalah embun sejuk itu...
memeluk dengan kecupan setiap embun itu...
datanglah sayangku....

lihat segala kaki kecil kita...
menerpa keinginan menggapai semua angan sayang...
sebuah kejanjian untuk selalu menerpamu dalam sayang...
sayang, ku mengucapkan sedalam-dalamnya hanya untuk sayang...

ku berharap nyanyian harpa kita selalu...
abadi abadi dan tetaplah abadi...
ku bersujud dalam doa biola asmara ku...
agar selalu abadi abadi dan tetaplah abadi....

dalam cinta...
dalam kasih...
dalam untaian cinta...
selalu slamanya...
cinta...

Sampaikanlah salam cinta, sayang, dan rinduku kepadanya
Sungguh Aku Sangat mencintaimu karena Allah Swt

5 comments:

Zulfadhli's Family said...

Memang seharusnya begitu: mencintai apapun karena Allah SWT. Dan pastinya jika mencintai apapun tidak boleh melebihi cinta kita kepada-Nya

senja said...

dear mba mira ....

udah lama gak berkunjung ke sini,rindu rasanya...

puisi yg cantik mba :)

kapan kita bertemu ya mba ?
hehe....

Desy Noer said...

puisi cinta...

sungguh sudah bikin aku jatuh cinta saat membacanya.

Bintang said...

bagus banget puisi....

xamthone plus said...

hmmm bagus bnget nba,,
selamat ya..............