November 10, 2010

Keluarga : sejauh mana Anda peduli terhadapnya?

Jika saya mengatakan bahwa kepentingan keluarga melebihi segala kepentingan, apakah anda setuju? Sebagian dari anda pasti setuju dengan pendapat saya itu. Karena Kehidupan kita di luar rumah berawal dari sebuah keluarga, segala doa dan support datangnya dari keluarga. Keluarga, menurut pandangan Islam, tidak hanya sebagai tempat berkumpulnya suami, istri dan anak. Lebih dari itu, keluarga memiliki fungsi dan peranan yang signifikan dalam menentukan nasib suatu bangsa.

Dalam sebuah keluarga, setiap individu jelas memiliki peran penting, Ibu sudah pasti... dan salah satunya peran seorang ayah. Kita tahu memang waktu seorang ayah untuk keluarga relatif sedikit, karena ayah memiliki peran di luar rumah untuk mencari nafkah. Namun tahukah Anda bahwa Waktu berkualitas yang dihabiskan bersama ayah penting artinya untuk perkembangan si anak di masa depan? bukan berarti peran seorang ibu menjadi tidak penting, tapi disinilah stimulasi anak bisa lebih tereksplorasi dengan lebih banyak menghabiskan waktu dengan ayah.

"Kami menemukan bahwa para ayah lebih mendorong anak untuk mengeksplorasi ketimbang ibu. Gaya yang tak terlalu protektif inilah yang mendorong anak untuk berani bereksplorasi," ujar pemimpin studi, Daniel Paquette. Para anak yang berpikiran mandiri pasti sepakat bahwa mereka akan lebih senang bereksplorasi tanpa adanya pengawasan superketat dari ibunya setiap saat dan setiap waktu, dan hal ini akan menggiringnya ke arah kepuasan pribadi (bahagia). Intinya adalah keseimbangan tanpa perlu overprotektif terhadap anak. Jadi, jangan lupa untuk mendorong suami menyisihkan (bukan menyisakan) waktu untuk anak secara rutin, ya(sumber kompasiana)

Entah para ayah mengerti sejauh ini atau belum, hanya saja saya sebagai istri tentu saya juga mengharapkan hal yang demikian. Kesibukan suami yang terkadang agak menyita waktu, membuat saya dan anak2 harus lebih berlapang dada ketika kehilangan waktu wiken (berkumpul bersama). Yah, lagi2 klisenya "resiko pekerjaan".

Lalu, bagaimana agar kualitas keluarga dapat menjadi prioritas utama? tentunya itu semua kembali pada diri masing2 orang yaa. saya pribadi sangat mengedepankan keluarga, baik itu terhadap orangtua saya, dan anak2 saya pastinya. Jika ada yg merasa, "yayayaya, dengan memberi nafkah saja sudah bisa meningkatkan kualitas keluarga", hmmm.. saya rasa kurang tepat. Untuk apa anda berhasil dalam karir, anda mati2an dalam menjalankan tugas tapi dalam keluarga, jiwa anda bahkan hampir muncul-tenggelam tanpa pasti, alias jarang dirasakan kehadirannya.

Belum lagi permasalahan sosial yang akan memacu keharmonisan keluarga, mulai dari saling bersaing dalam karir, mati2an bekerja mengejar karir, perselingkuhan, dan hal2 lainnya. semoga anda tidak perlu mengalami hal demikian yaa. jadikanlah keluarga kita benteng kita dalam melangkah. anda berangkat dan pulang, keluarga lah yang menunggu, keluarga yang selalu mendoakan dan memberi support. jangan pernah sesekali anda menganggap remeh pada keluarga anda.

Mari kita renungkan, selama ini kita melibatkan diri lebih dalam kepada pekerjaan kita ketimbang keluarga kita sendiri, suatu investasi yang tentunya kurang bijaksana, bukan? Jadi apakah anda telah memahami arti dan peran anda dalam keluarga dan?

(Diambil dari beberapa sumber)

11 comments:

IbuDzakyFai said...

nice post...

Zulfadhli's Family said...

Kemana ajah Mba? Sibuk banget yah? Btw ko poto2 amprokan bloggernya susah kebuka yah? Padahal kan gw pengen liat :-)

Renra Cikatos said...

salam sejahtera....makasih sobat infonya sangat berguna buat saya. saya suka sama artikel yang sobat tulis, sangat menarik. salam kenal yach..semoga blog sobat tambah sukses.goodluck..

Nama saya Mitra said...

huhu..
jadi bekal ne buat saya ntar mbak

salam kenal :)

Zulfadhli's Family said...

Hi Aunty Mira, Zahia ada kiriman duren neh buat Aunty. Ambil sendiri yah di rumah Zahia. Moga2 suka. Thanks :-) *lagi berbagi award neh MBa ceritanya*

puteriamirillis said...

iya bener banget mir, keluarga itu utama. sejauh apapun langkah kita di luar tetep hrs utamain klg. wah sama kita weekend sering ga bareng suami,,

Obat Alami DBD said...

Bagiku keluarga adalah motivasi hidup secara alami.

Samaranji said...

Mbak, selamat ya jadi modelnya Pakdhe di Blogcamp. Buku tali asihnya nanti tak pinjem boleh gak ? :D...

Yap, keluarga...
Ternyata overprotektif pada anak gak baik yah,,, tapi kalo terlalu bebas juga gak baik keknya. Semua yang berlebih2an jadi gak baiklah intinya ***mungkin gitu kali ya...

Putranya berapa sih Mbak, yang mana yang mana...

khansa with passion said...

salam kenal mb..
makasih ya inspirasinya..

;)

duta pulsa said...

setuju bgt mbak, family are everything :)

Commonwealth Life Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik Indonesia said...

informasi yang sangat menarik dan mengagumkan yah utnuk itu salam kenal dari saya dan jangan lupa kunjungan baliknya
Commonwealth Life Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik Indonesia