July 27, 2012

Menyelaraskan Kehidupan dalam Era Digital

Dalam banyak hal, kondisi kaum perempuan saat ini jauh lebih baik dibanding masa sebelumnya. Kinerja dan prestasi yang telah ditorehkan semakin nyata terlihat dengan banyaknya perempuan yang bereksistensi dalam berbagai bidang. 

Perempuan, selalu menjadi sosok yang sangat istimewa bagi lingkungan sekitarnya. Perempuan, menjadi cermin dari keberhasilan seseorang. Perempuan, selalu menjadi sumber kasih sayang walau airmata mengalir dari pipinya. Perempuan tetaplah sumber kekuatan dan nafas sebuah kehidupan. Sayangnya, kita tidak bisa menutup mata ketika sebagian dari mereka memberikan tolak ukur dirinya dengan segala keterbatasan yang ada. Bukan, bukan karena mereka tidak mampu, mereka hanya terjebak dalam pikiran alam bawah sadar yang mereka tanam sejak dulu, hingga akhirnya terbentuklah sebuah pribadi dari pikiran yang selama ini dibentuk. Lalu, apakah kita sanggup memperbaikinya? Tentu saja, karena setiap sudut perempuan adalah cermin bagi dirinya sendiri.

Saat ini, era digitalisasi telah mengantarkan kita pada suatu masa yang penuh dengan tantangan. Bukan hanya sekedar tantangan yang menguras tenaga, namun lebih dari itu semua, tentunya melibatkan segala aspek kehidupan yang berkaitan dengan diri kita, antara lain aspek pekerjaan, kehidupan pribadi, cinta dan hubungan kita dengan Sang Pencipta. Keempat aspek tersebut selalu  menawarkan berbagai macam persoalan. Dan dalam menyikapi hal tersebut, kita tak pernah lepas dari benturan-benturan yang menghenyakkan hati. Walau kenyataannya begitu, tak ada salahnya juga kita tetap mendorong hati agar senantiasa berada dalam batasan yang seimbang hingga tidak menyebabkan kebosanan dan kegelisahan hati.

Berada dekat anak-anak adalah sebuah keharusan bagi saya
Setiap perempuan yang tumbuh dewasa dan menjalani kehidupan pada era digital seperti sekarang ini selalu ditawarkan pada sebuah peluang, dan tentunya sebuah peluang itu memiliki sebuah pilihan. Perempuan sering dibuat bingung oleh perannya dan cara mereka menyeimbangkan karir dan keluarga. Hingga pada akhirnya, ketika saya memutuskan untuk resign dari kantor di tahun 2007 lalu, memang tidak semudah yang saya bayangkan. Ada gejolak yang terus bergemuruh dalam hati dan pikiran saya ketika pada akhirnya saya harus meninggalkan dunia yang telah mengantarkan saya pada satu masa yang penuh kesenangan, prestasi yang berkesinambungan, dan pengakuan eksistensi diri. Tapi saya sadar, keputusan yang saya ambil itu bukan karena sebuah pilihan dengan rasa terpaksa, namun secara sadara saya memahami bahwa ya... Saya memang seharusnya di rumah.  Namun, apakah itu sebuah akhir dari pencapaian saya? Tentu bukan! Karena saya yakin, setiap individu selalu meiliki harapan dan berhak atas kesempatan-kesempatan lainnya.

Memang,  tak ada pilihan yang semuanya bisa membuat kita senang, namun setidaknya kita bisa lebih nyaman dengan apa yang telah kita pilih, meskipun ada sisi lain yang tidak bisa kita selamatkan seutuhnya. Dengan menjalani peran sebagai seorang istri dan ibu untuk kedua anak saya dan setiap saat berada dekat dengan mereka, adalah hal yang terindah untuk saya. Sebuah kesenangan yang tidak dapat terbayarkan oleh apapun juga. Saya lebih banyak memiliki waktu untuk mengeksplorasi diri, terus berkarya melalui tulisan, walau saya sadar tulisan saya masih jauh dari pesan inspiratif. Setidaknya saat ini saya jauh lebih berani untuk bermimpi tentang sebuah karya. Saya pun bisa mengasah segala kreatifitas melalui internet dengan segala aspek di dalamnya. Blogging, dunia menulis, bisnis online, memperluas networking adalah keseharian yang saya jalani saat ini. Dan saya yakin, Pikiran optimisme yang saya tanam saat ini akan mengahantarkan saya pada karya besar itu. Yes, becouse I am a dream catcher. Aamiin.
Menyelaraskan sinergi kehidupan

Adalah sebuah kebahagiaan ketika kita memiliki kehidupan bak air jernih yang mengalir terus hingga ke hilir. Melewati segala bebatuan tanpa tersendat himpitan, lalu menghantarkan arus tanpa perlu melawannya. Seperti itukah kehidupanku? Semulus itukah perjalanan langkah kaki ini?. Tentu saja tidak. Ada banyak hal-hal yang telah saya lalui dan saya pelajari hingga mencapai usia saat ini. Terbentur dalam berbagai permasalahan hidup telah memberikan saya begitu banyak pengalaman dan  pandangan bagaimana sebaiknya menyikapi hal-hal yang tiba-tiba datang menerpa kita. Adanya peran orang-orang yang menyayangi kita, menjadi tiang yang dapat membantu kekuatan yang kita ciptakan.

Mama, adalah sosok yang tak pernah lepas dalam kehidupan saya. Doa dan semua hal yang telah diberikannya untuk saya telah menjadikan diri ini seorang pribadi yang kuat, mandiri serta memiliki spirit setiap saat. Selanjutnya adalah suami. Sikap demokratis, penyayang, sahabat dan penasehat yang bijak melekat dalam dirinya. Tak jarang dia menjadi penyeimbang setiap langkah yang saya tempuh. Kebebasan yang diberikannya membuat saya mawas diri untuk membawa setiap langkah kaki ini kemanapun juga. Di sinilah sinergi kehidupan kami diselaraskan. Ada cinta, ada doa, ada pengertian, dan ada pemberian. Just is, saling memberi tanpa perlu banyak menganalisa. Karena kami yakin, dengan itu semua kami mampu melewati setiap fase kehidupan ini.

Lalu bagaimana dengan sisi lain dalam diri saya? Sebagai seorang wanita aktif, saya harus bisa memantaskan dan memberikan image yang baik bagi lingkungan sekitar, terutama ketika saya berhadapan dengan orang banyak. Nyaman dipandang dan baik dalam berpenampilan itu wajib, walau tidak selalu harus sempurna. Namun yang terpenting adalah, menjadi diri sendiri sesuai kesadaran kita masing-masing.

Partikel cinta
Seperti yang saya tulis di atas, bahwa peran orang-orang yang ada di sekitar adalah sumber cinta bagi kehidupan saya. Cinta mampu membuat marah menjadi gairah, cinta mampu merubah kepenatan menjadi sebuah semangat, cinta mampu menjadikan air mata menjadi sebuah harapan. Dalam cinta, tak ada sikap saling cemburu, walau nyatanya hal tersebut sangat erat dengan kehidupan kita. Suka, duka, senang, sedih, marah, kecewa dan bahagia adalah pelengkap perjalanan kehidupan kami selama ini.  Namun saya sadar bahwa partikel-partikel yang terdapat dalam cinta harus diselaraskan secara berkesinambungan hingga akhirnya terdapat kesadaran untuk tetap saling memberi, saling memperhatikan, saling mengingatkan, agar cinta yang dibangun menjadi pondasi yang kuat bagi kehidupan rumah tangga kami. Terima kasih untuk cinta yang hadir dalam kehidupanku, sungguh aku menyayangimu, seeperti sayangnya kau terhadapku. 

copyright image google
Bertawakal
Setiap manusia dilahirkan dengan fitrah kesucian dan kebaikan, selalu ada keinginan untuk menciptakan suasana hidup yang damai, tentram serta nyaman. Namun ketika kita tergelincir pada suatu lorong waktu yang tidak jelas, maka di sinilah peran keimanan diri seseorang diuji. Saya tau, hidup selalu menjanjikan sebuah perubahan yang lebih baik, dan Tuhan memiliki hak pada kita untuk menentukan skenario apa yang akan kita terima. Susah dan senang merupakan bagian dari ujian yang diberikanNya kepada kita. Lantas, apakah saya sanggup menjalaninya? Di sinilah letaknya menempatkan  pikiran saya secara cerdas dan seimbang. Bukan pada sebatas pikiran dunia, namun juga pada pemikiran akherat.

Tak ada yang sempurna dalam diri ini, namun menjadi suatu kewajiban bagi saya untuk mengusahakan segala sesuatunya menjadi sebuah tujuan dalam mengharap ridhoNya. Pasrah dan tawakal, itulah yang saya lakukan jika Allah Swt memberikan ujianNya. Namun pasrah di sini bukan tanpa usaha. Karena sesungguhnya tak ada  permasalahan yang melebihi kekuatan kita sebagai manusia. Hanya saja Tuhan punya mau, dan DIA berhak atas diri kita. Apa yang kita benci, belum tentu buruk di mataNYA, dan sesuatu yang kita cintai, belum tentu baik di mataNya. Untuk itu, tetaplah minta padaNya agar kita senantiasa selalu dalam perlindunganNya, selalu dalam ridhoNya, karena sesungguhnya hidup ini hanyalah sebuah perlintasan saja. Penuhilah hidup kita dengan cinta, doa dan syukur.

Tulisan ini diikutsertakan dalam kontes Fastron Blogging Challenge


48 comments:

Chumhienk™ said...

semagat kotesnya mbak...
Good Luck yah... :)

anazkia said...

Gut luck, Mbak untuk kontesnya :)

@yankmira said...

@Chumhienk & Anazkia : makasyiih :)

anny said...

Gak salah aku, dari pertama ketemu sudah menduga kalau emak satu ini keren baik dalam keluarga maupun komunitas :)

@yankmira said...

@anny : weleh teh Anni bisa aja, hidungkukembang kempis nih, hihihi. makasih yaa

pakde Cholik said...

Perempuan sesungguhnya merupakan makhluk yang unik. Dibalik kelemahlembutannya mereka diberi begitu banyak peran.

Pengembanan peran haruslah dilakukan secara selaras, serasi dan seimbang agar peran utamanya tak dibentur oleh peran-peran lain.

Tak heran jika ada kata bijak yang berbunyi " Wanita adalah tiang negara" karena dari wanitalah akan lahir manusia-manusia yang diharapkan menjadi penjaga dan pengabdi negara.

Semoga sukses kontesnya.

Salam hangat dari Surabaya

Sary said...

cemunguudh qaqaaa... hihihi.. keren banget mak! ^_^

melly said...

Semoga menang kontesnya ya mak :)

@yankmira said...

@Pakde Cholik : selalu terkesima deh kalau pakde kasih komentar. terima kasih ya pakde

@Sary : Ceungudh juga kakaaaa

@Melly : makasih yaa

n said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Nadiah Alwi said...

Inspiring :).

Good luck untuk lombanya, Mak.

idahceris said...

Setiap paragraf penuh makna, Mba. :)
Menjadi materi pembelajaran juga untuk idah.

Sukses ya mba nogntesnya. :)

Goiq said...

sukses yah ngontesnya.. aku mo ikutan juga ah...

Thanjawa Arif said...

ini menjadi gambaran umum yang dimiliki ibu-ibu ya mbak, sukses kontesnya

Nchie Hanie said...

Keren Mak..
Salut Mak..
Selalu bangga dengan perempuan2 yang hebat seperti Makmin yang satu ini, alhamdulillah aku bisa mengenal dan bertemu dengan mu Maak..!!
Doaku semoga yang terbaik selalu menyertaimu ya Mak..

Sukses ngontesnya

Mami Zidane said...

cinta, doa dan syukur, 3 hal yang insya allah bisa membuat hidup kita lebih tenang dan tentram ya mbak...

sukses kontesnya ya mbak...

IrmaSenja said...

Insyaallah menang mba, :)

Wanita itu unik,indah, kuat, luar biasa,tegar,...salah satu wanita hebat itu dirimu ;)

Dan tentu saja saya jg salah satunya, xixixi ^^

Rahmi Aziza said...

berkarir bisa juga dari rumah ya mak :)

Lala said...

Selalu senang membaca kisah perempuan yang bisa balance di dalam dan luar keluar. Terima kasih untuk teknologi yang sudah mempertemukan kita semua ^_^

Dessy Ristianto said...

curhatannya hampir sama mba.
doakan aq bs mengikuti langkahmua mba :)

Ririe Khayan said...

Di balik kesuksesa seorang wanita adalah herself...motivasi dan kemauannya utk up to date dan be improved...termasuk menyelaraskan dengan era digital..

Semoga sukses kontesnya Mbak..

Selalu menarik ulasana Mbak Mira...indah dan atractive

Niar Ci Luk Baa said...

mbak mira keren bagnet deh, di balik kesibukan mengurus anak tetep bisa berkreasi dengan tetep optimis yaa mbak :D

Sukses ngontesnya mbak :D

Santai Sejenak | Secangkir Teh Dan Sekerat Roti said...

selamat berkontes ya ibu.. :)

Esti Sulistyawan said...

sukses kontesnya Mak :P

Insan Robbani said...

Bagus banget tulisannya, panjang tapi mengalir, dari sekian banyak kata2 yang saya baca, satu hal yang tidak saya setuju.. yaitu bagian ini " walau saya sadar tulisan saya masih jauh dari pesan inspiratif" siapa bilang ? aura semangat dalam menulis ini saja saya yakin sudah menginspirasi banyak orang, termasuk saya.

Oke sukses selalu, salam sahabat dari Surabaya

A. Y. Indrayana said...

good luck for the contest yaa mbak ^ ^

ke2nai said...

semoga sukses ya maaakk... ^^

@yankmira said...

@Nadiah Alwi : Alhamdulillah, makasih ya Mak

@Idahceris : ALhamdulillah, semoga bermanfaat ya Idah, makasih

@Goiq : makasih Ri, hayoo buruan posting :)

@Thanjawa Arif : tepatnya gambaran saya, karena ibu-ibu juga pasti berbeda2 pemikiran ya mas, btw makasih yaa

@Nchie Hanie : Alhamdulillah, senang juga bisa mengenal Mak Nchie, makasih yaa

@Mami Zidane : Aamiin Insya Allah, makasih mami

@Irmasenja : Aamiin. hihihi, iyaa Mak Irma emang emak hebat

@Rahmi : Insya Allah, dimana saja bisa asal kita ada kemauan dan pas menempatkan waktunya

@Lala : Alhamdulillah, senang bisa mengenal mak Lala

@Dessy : sama sama siapa? dessy? Insya Allah chie, tetap semangat yaa

@Ririe : betul Rie. makasih yaaa

@Niar : Alhamdulillah, tetap berusaha Niar. makasih yaa

@Santai & Esti : makasih yaa

@Insan : Alhamdulillah, makasih Mas Insan. Insya Allah, terus berusaha yaa. salam dari bekasi juga

@A.Y. Indrayana & Ke2nai : Makasih yaa

Waya komala said...

Mantap mak..
Sosok yang menginspirasi.
hm,selanjutnya apalagi yah?No comment deh,ngacung jempol ajah.. ;)

Mila Said said...

Woooww... Keyeeen... Mudah2an bisa menginspirasi banyak wanita dan mudah2 menang lomba nya hehehee

mimi RaDiAl said...

my Dichan tampil lg menyuguhkan tulisan yg sllu jd inspirasi semngat bg emak2 yg nerasa gagal spt Michan. ga salah Allah memberi talenta itu buatmu. go go go...Dichan the winner ;-)

@yankmira said...

@Waya : aamiin, terima kasih ya Mak

@Mila : Aamiin Insya Allah, makasih doanya ya Mila

@Mimi : whuuaaa terharu nih baca komentar Mimi, sebetulnya kita semua memiliki talenta itu Mi, tinggal kita mengasahnya terus. Makasih michan sayang

agnes butuh dukungan disini said...

bertawakal... saya suka yang ini hehehehe

Anggie...mamAthar said...

selalu suka ma tulisan mb Mir ini... Sukses ya..

Penyuluh said...

249
kunjungan perdana
untuk persahabatan saya follow 249
jika tidak keberatan silahkan follow kembali
terima kasih

NECKY said...

semoga sukses dengan kontesnya ya mbak

siti nurjanah said...

wanita memang makhluk multi tasking yang hebat,
saya bangga, saya wanita.

AstyNNS said...

Buat saya Mbak Mira slalu menginspirasi baik dalam tulisan-tulisannya, maupun dari keaktifannya di bisnis, network dan keluarga tentunya. Sukses ya Mbak :D

obat thalasemia alami said...

sukes ya buat kontesnya,,,

Belajar Photoshop said...

wahh keren nii keharusannya adalah dekat dengan anak kecil.. like this :)

fikimaulani said...

aaaakkk..beneran bangets deh..keren ah blognyah :D

harus sering2 nih belajar yak sama emak ini

Lidya - Mama Cal-Vin said...

semoga sukses ya mir, hiks lama gak online nih. mira bnesok dateng ya>

birthday party said...

nice psot :D

detik said...

sangat menginspirasi, semoga saya dapat menulis sebaik mba...

Sengon said...

wah jadi pingin bikin artikel juga...
mantap Mba...

rental mobil murah said...

thx for posting.. :D keren tauk..

iklan baris said...

>< nice information

levo said...

smangat sis buat kontesnya