August 26, 2012

Sepenggal Makna Broadcast Message

Waktu menunjukkan pukul 22.30 ketika saya menerima sebuah broadcast message melalui BB saya. Seperti biasa, saya tidak begitu mengindahkan setiap broadcast yang masuk. Walaupun ada yang membuat saya tersentuh, cukup sampai pada saya saja pesan itu tersampaikan, dan saya memilih untuk tidak meneruskannya.

Tapi malam ini, isi pesannya membuat hati saya terenyuh dan jari-jari saya seolah tak sabar untuk mengcopy dan mengirimkan ulang melalui broadcast kepada 281 kontak di BB. Seorang anak telah hilang berusia 9 tahun bernama Deinera. Di dalam pesan tersebut dilengkapi juga dengan foto sang anak yang terlihat cantik. Bagaimana saya tidak tersentuh, membayangkan anak seusia itu menghilang dari keluarga. Entah kabar apa yang telah beredar, hanya saja saya memikirkan hal terburuk terjadi padanya alias diculik.

Merasa memiliki putri seumuran dengan dia, akhirnya saya mengirim boradcast itu pada semua kontak bb, berharap bahwa apa yang saya lakukan bisa membantu menemukan Deinera. Walaupun jujur, saya bukanlah tipe orang yang senang dengan broadcast. Bisa dipastikan, seingat saya, saya baru kurang dari 5 kali membroadcast secra langsung. Tapi masa bodoh, dalam gundah itu saya tetap mendoakan agar deinera segera ditemukan. 

Belum ada 5 menit saya mengirim broadcast tersebut. BB saya kembali berbunyi dengan nada masuk yang bertubi-tubi. "lho, ada apa gerangan?, kenapa BB saya jadi berisik?". Setelah saya lihat, ternyata lebih dari 20 orang teman di kontak BB saya mengabarkan bahwa deinera telah ditemukan. Alhamdulillah.

Ada rasa heran yang menyelimuti saya saat itu. Bagaimana bisa, 5 menit yang lalu saya terima broadcast dan secepat ini mendapatkan berita bahwa anak hilang itu telah ditemukan? Ternyata, sayalah yang kurang menyimak update berita terbaru mengenai Deinera. Menurut info sabahat yang berteman langsung dengan Ibunda Deinera, berita itu telah muncul sejak jumat dan pagi/sore tadi  berita ditemukannya Deinera telah menyebar. Oalaaahh... begitu toh ceritanya. Namun alhamdulillah kegundahan saya seketika hilang ketika membaca klarifikasi teman-teman. Yah, semoga saja alasan apapun yang membuat anak itu hilang, menjadikan hal ini pembelajaran bagi kedua orangtuanya dan pembelajaran untuk saya juga.

Sepenggal makna dari broadcast message blakcberry...
"Bisakah kamu bayangkan?". Ternyata kekuatan broadcast message itu sangat besar pengaruhnya. Bisa jadi ditemukannya Deinera karena pesan berantai yang telah terkirim hingga akhirnya sampai pada kedua orangtua, kerabat, saudara atau teman-temannya. Yang menjadi pembelajaran saya di sini adalah, bagaimanapun kita tetap harus cerdas memilih pesan berantai yang akan kita teruskan. Syukur alhamdulillah respon puluhan teman-teman yang membalas broadcast saya tadi menerima dengan positif dan memberikan info berbalik untuk saya. Lalu, Bagaimana jika broadcast itu hanyalah berita atau info hoax saja seperti yang pernah saya terima ketika musibah jatuhnya pesawat Sukhoi dan Arfiani? Bisa jadi saya yang menjadi bulan-bulanan teman-teman. Yang menyedihkan, dalam keadaan broadcast berduka pun, sebagian orang ada yang memilih untuk menjadikannya bahan candaan, naudzubilah. Dimana hati nurani kita?

Sampai tulisan ini diposting, BB saya masih berbunyi tanda BBM masuk. Isinya sama... teman-teman mengkonfirmasi bahwa Deinera telah ditemukan. Alhamdulillah, lega sekali hati ini, ditambah berita meyakinkan ini yang dikirim oleh teman-teman. Dengan begitu, akhirnya jari saya kembali bergerak untuk membalas respon dengan ucapan maaf dan terima kasih untuk teman-teman. Hihihi, *tepok jidat deh.

Untuk teman-teman yang sempat menerima broadcast malam ini dari saya, mohon maaf yaa (*ternyata saya telat update info). Namun saya juga berterima kasih karena teman-teman membantu memberikan info klarifikasi untuk saya dan tidak ada yang memberikan respon negatif. Saya sempat deg degan ketika menerima BBM bertubi-tubi, padahal isinya positif. Gimana kalau kontenya negatif yaa? Naudzubillah.

August 25, 2012

Hadiah Lebaran

4 hari sudah hari raya lebaran terlewati, namun suasananya masih terasa terutama untuk keluarga kecilku. Tak ada liburan yang menguras tenaga, karena saya dan keluarga memiliki kampung halaman yang tidak jauh dari ibukota ini. Bandung, adalah kota kelahiran saya dan suami. Walaupun suami saya sebenarnya berdarah Jawa, tapi beliau sudah sejak kecil menetap di Bandung.

Lebaran kali ini bisa jadi lebaran istimewa untuk saya dan keluarga. Selama hampir kurun waktu 6 tahun saya memang tidak pernah merayakan lebaran hari pertama bersama suami dikarenakan jadwal dinas yang mengharuskannya berada dalam liputan dokumentasi sang RI 2. Ada rasa sedih ketika melaksanakan sholat ied tanpa kehadirannya. Dan pertemuan kami baru bisa berjalan pada hari kedua lebaran. Dengan begitu, suasana mudik atau perjalanan pulang ke Bandung tentunya hanya melibatkan saya dan kedua anak saya. Karena kebiasaan itulah, saya mampu melewati hari-hari mudik tanpa beban pikiran (*pulang tanpa bareng bersama suami). Toh, kondisinya memang sudah seperti ini, mau gimana lagi?!.

Dan kini, menjelang 1 tahun suami dinas di Papua, Allah memberikan kesempatan kepada saya untuk bisa bersama dengan suami dan anak-anak. Mulai dari menikmati sahur dan buka puasa dalam minggu terakhir ramadhan, hingga akhirnya melakukan perjalanan pulang ke Bandung bersama-sama. Tidak ada lagi perjalanan yang saya lalui hanya dengan anak-anak, tidak ada lagi kesendirian di malam takbiran sambil mengharap cemas keadaan suami. Ya, setidaknya semua ini bisa saya nikmati untuk 3 tahun ke depan, Insya Allah. Sungguh kebersamaan ini yang sudah saya rindukan sejak lama, kebersamaan ini merupakan hadiah lebaran yang tak terhingga nilainya.




August 13, 2012

NgabuburIT bareng Blogger Bekasi

Hampir sebulan ini pikiran saya tertuju pada satu rencana yang sejatinya dapat direalisasikan pada bulan September nanti. Jujur saja, pada awalnya saya tidak siap ketika diminta memimpin acara ini dan menerima penugasan sebagai ketua panitia. Apalagi membawa nama Blogger Bekasi yang sudah cukup besar dan selalu sukses dalam menggelar acara-acara besar tahunan seperti Amprokan Blogger. Tapi inilah saya, seorang emak yang sebenernya hanya punya modal percaya diri dan kemauan belajar, dengan niat itu akhirnya saya menerima amanah ini dan Insya Allah siap menggelar acara yang bertajuk "3 Tahun BeBlog, Semangat Kebersamaan dalam Harmoni Perubahan" pada bulan September nanti.

Dalam perjalanan mempersiapkan acara ini, jujur saja saya hanya ingin fokus dalam menjalankan berbagai amanah yang mesti saya duplikasi pada team lainnya. Tapi dalam perjalanannya, konsentrasi saya harus terpecah dulu, karena saya harus mengemban lagi amanah yang baru dan dengan program yang lebih cepat. Ketika menerima Email dari seorang senior dari Blogger Bekasi (Mba Ajeng), saya tidak begitu menanggapi karena kurang begitu paham dengan konsep yang dimaksud, ternyata setelah diobrolkan, kali ini Blogger Bekasi mendapatkan kesempatan dari Internet Sehat untuk bisa menjadi salah satu penyelenggara dalam acara Bukber dan Nobar Film Linimassa2 dari ICTWatch yang diselenggarakan di 6 kota besar. Kebetulan saja di wilayah Jabodetabek, BeBlog yang diberikan kesempatan itu. Setelah memahami konsep yang diusung oleh team internet sehat dan permintaan untuk menjadi PIC acara ini, Insya Allah saya harus siap menjalankan dan merealisasikan acara ini.

Acara Bukber dan nobar Linimassa2 ini diselenggarakan pada hari jumat kemarin tanggal 10 Agustus 2012 bertempat di RM. Katineung Jl. RA. Kartini no 22 (setelah RS. Bhakti Kartini). Hingga hari pelaksanaan, 90% persiapan Insya Allah sudah confirm, mulai dari rundown acara, peserta yang hadir dan berbagai keperluan lainnya. Luarbiasanya, dari target hanya 50 peserta, kami terpaksa menambah kuota menjadi 100 karena masih banyak peserta yang ingin bergabung di acara ini. Dan Alhamdulillah Allah Swt memberikan segala kemudahannya baik dalam segi sponsor dll. 

Mengingat tempat acara ini berada di lantai 4 dan tidak ada fasilitas lift, maka sehari sebelumnya saya kembali mengingatkan semua peserta agar hadir tepat waktu, terutama mempersiapkan fisik supaya kaki ga kaget alias kram. Dan Alhamdulillah dari jadwal acara pukul 15.00, kami bisa memulai pada jam 15.30 (molor setengah jam). 

Acara kali ini tidak hanya sebatas nonton film Linimassa2 saja, karena di awal acara kami memberikan materi tentang muatan lokal yang dibawakan oleh Mas Vavai dari Blogger Bekasi (salah satu seniornya). Dengan kurun waktu 1 jam, saya semakin optimis acara ini bisa berjalan dengan lancar. Namun ternyata, ada hal yang masih mengganjal hati saya ketika mencoba pemutaran videonya, kabel penghubung antara laptop dan Soundsystem ternyata belom sinkron. memang sebelum acara berlangsung, saya dan Kang Acep dari ICTWatch sempat mencoba-coba, dan hasilnya nihil. Jujur saja, ini yang membuat saya kepikiran. Tapi its ok, saya hanya bisa menenangkan diri saya bahwa "Everything's gonna be okay, Mira". 

15 menit sebelum materi mas vavai selesai, saya ke lantai 2 untuk menunaikan sholat ashar sambil terus memohon kemudahan. Secara, saya ga mau mengecewakan peserta apalagi team internet sehat. Dan ternyata, ketika kita meyakini adanya kemudahan dalam setiap kesulitan, semua itu akan menjadi nyata. Persis setelah saya menjalankan sholat Ashar, sang manager restoran lari kembali ke lantai 4 dengan membawa kabel penghubung. Alhamdulillah, sungguh nikmat mana yaa yang mesti saya dustakan? Modal keyakinan, berusaha, doa dan ikhtiar, Allah telah memberikan kemudahan kepada saya dan kawan2 secara langsung. Walau beberapa menit masih terus mencoba, akhirnya video Linimassa2 dapat diputar dengan suara Audio yang dapat didengar oleh semua peserta. 

Kekhawatiran saya lainnya adalah soal makanan. karena ternyata peserta yang sudah mendaftar 80% hadir semua. Karena sistem makan prasmanan, dan setiap orang beda-beda porsinya, saya khawatir makanan habis sementara peserta masih mengantri. Alhamdulillah lagi, sampai kami pulang, makanan masih bersisa sedikit, dengan begitu semua peserta sukses mengisi perutnya setelah seharian berpuasa :))). 

Inilah suka duka yang selalu saya alami ketika menjalankan berbagai amanah dalam sebuah acara. Ada keyakinan, namun harus tetap ada kewaspadaan. Karena rencana sebaik apapun, tak pernah bisa kita duga cerita selanjutnya. Namun ada yang selalu saya ambil hikmahnya dalam setiap kejadian, bahwa pasrah yang benar2 pasrah itu akan selalu mendapatkan jawaban ketika kita telah berusaha semasimal mungkin. Yang penting kerjakan segala sesuatunya dengan ikhlas, pake hati dan juga pandai mengatur emosi. Insya Allah kemudahan dan kelancaran selalu mengiringi langkah kita. Aamiin

Kembali lagi ke Blogger Bekasi...
Jujur saja saya beruntung bisa bergabung dalam komunitas ini, sejak 2010 mengikuti kegiatannya, saya telah banyak belajar banyak hal, mulai dari pemahaman dunia blogging, mengenal komunitas, dan juga belajar pengembangan diri. Ini kenapa saya berani bilang, bergabung dalam sebuah komunitas itu akan sangat membantu kita dalam segala hal. 

Acara NgabuburIT Bekasi yang berkerja sama dengan Internet Sehat, Kominfo dan Relawan TIK kali ini bisa alhamdulillah dibilang sukses dan seru. Semua peserta bisa membaur, mulai dari anak-anak SMK, remaja hingga kakek dan nenek, aah, senang sekali rasanya 1 PR telah dikerjakan, tinggal mengerjakan PR selanjutnya di bulan september nanti. Acara ini juga bisa sukses karena team yang solid. terima kasih buat partner saya Suzie yang selalu sigap dalam setiap tugas2 yang saya minta. Buat Mba Ajeng yang telah memberikan amanah ini dan untuk support acara dan sponsornya, juga untuk kawan-kawan Blogger Bekasi yang turut meramaikan acara. Mari kita jalin kebersamaan ini lebih dan lebih lagi, dan terus mengukir prestasi untuk harmoni perubahan yang berkesinambungan.

copyright image dari Mas Eko