December 09, 2012

Ketika Kekonyolan itu Datang

"Iya, nak. Besok mama ga ajak kalian pergi ya. Kebetulan nenek dan kakek sudah ada di rumah uwa di Bekasi, jadi besok pagi mama anter kalian ke sana".

Walau dengan berat hati tidak mengajak anak-anak, kali ini terpaksa dilakukan, karena saya harus bisa membuat mereka tidak kelelahan dengan mengikuti kegiatan saya terus menerus. Hal ini terjadi minggu lalu, ketika saya mengikuti sebuah acara 2 hari berturut-turut. Sabtu, 1 Desember untuk acara Asean Blogger  Peduli dan tanggal 2 Desember acara Blogger Bicara Fashion - BlogDetik. (Sekaligus tulisan ini sebagai utang yang harus dipenuhi)

Jumat siang tanggal 30 November saya dan anak-anak berangkat menuju Jakarta dengan cuaca yang kurang baik. Awan gelap serta tiupan angin yang tidak biasa sempat membuat saya ragu untuk melangkah. Tapi ya sudah, bismillah aja deh ya. Akhirnya setelah selesai waktu sholat jumat saya berangkat dengan anak-anak. Tidak bisa dihindari, memasuki toll Jorr, hujan dan awan yang pekat turun begitu derasnya, bahkan jarak pandangan dengan mobil depan pun sangat kabur, akhirnya saya memasang "wiper" dengan kecepatan tinggi. Jadi dipastikan jalanan pun agak terhambat, sampai-sampai sempet narsis dulu bareng anak-anak di mobil. Dan Alhamdulillah memasuki tol dalam kota, cuaca masih terang bahkan jalanan kering. 

Saya dan anak-anak (foto : doc pribadi)
Sejak malam sebelum berangkat, firasat saya tentang cuaca yang kurang baik memang benar adanya, dan mengingat hari itu hari jumat, saya pun sudah mempersiapkan bekal koper dengan segala keperluan di dalamnya, termasuk baju. "lho, emang mau kemana?" ya engga kemana-mana, sik. Tapi karena jumat sore itu ada gladi resik acara Asean Blogger, dimana saya mengharuskan diri saya datang, maka saya pun ga mau ambil resiko berat ketika pulang nanti menghadapi kepadatan jalanan Jakarta dan kondisi saya yang tidak fit. Saya menghindari kejadian beberapa waktu terulang lagi (baca di sini). Akhirnya, tepat pukul 16.30 saya sudah memasuki hotel di wilayah Jakarta Pusat. "wuiih, banyak duit yaak pake buka kamar segala?" :))). Bukaan, ini karena pertimbangan aku bawa anak-anak. Sementara sabtu acaranya dimulai pagi hari. Lagian, untuk anak-anak ngapain sik pake mikir-mikir, kitanya juga nyaman. *Padahal tabungan jebol :P.

Sebenernya, setiba di hotel, rasa malas untuk ikut gladi resik Asean Blogger sempat datang. Melihat antrian dari arah Sarinah menuju Semanggi bikin saya ciut. Sementara di kamar hotel sudah menawarkan kasur empuk dengan sprei putih yang bisa saja langsung saya nikmati bersama anak-anak. Tapi kembali lagi pada soal tanggung jawab. Akhirnya tepat pukul 17.00 saya megangkat badan saya dan kembali lagi mengendarai jessi menuju kawasan Senayan bersama anak-anak.

Tepat seperti yang saya duga, perjalanan dari Sarinah menuju Pusdiklat Menlu yang terletak bersebrangan dengan Senayan City itu ditempuh dengan waktu 2 jam. Boo... kalau ditanya soal emosi jiwa? Banget, "saya emosi". Udah badan capek, kaki pegel (sekalipun pake matic), terlebih lagi...melapar. "Aaak... rasanya pengen teriak di atas pancoran air Bunderan HI sambil koprol deh".

Pukul 19.00 saya tiba di ruangan Pusdiklat, di sana ada Asri, mba Ajeng, Kak Sheed dan mas Yulef. Setibanya di sana, rasanya saya numpang nafas aja, secara sepertinya semua persiapan sudah rampung, akhirnya sedikit koordinasi dengan mba Ajeng, lalu kami pun bubar, balik badan grak. Karena kelaparan tadi, sebelum balik ke hotel, saya bawa anak-anak dulu ke FX untuk makan malam. Kami pesan bubur ayam Ta wan dan menu nasi. Sayangnya, dengan hanya makan bubur saja, perut kami nampak mengenyang, dibungkuslah makanan nasi dan menu lengkapnya itu, berharap bisa jadi penyelamat kelaparan setibanya di hotel nanti. Pukul 21.30 kami sampai di hotel, mandi, makan dan tidur. "Oh nikmatnya kasur".

Makan malam di Ta wan (saya, kk Vinka dan Adik Zahran) - foto : doc pribadi
*********
Sabtu 1 Desember 2012, pukul 09.45 saya tiba di gedung pusdiklat Menlu. Ada rasa kaget sih setibanya di sana, karena peserta sudah lumayan banyak dan belum ada tanda-tanda kehidupan. Bergegaslah saya menuju meja registrasi, dan di sana ada mak Ani Berta dan mak Asri. Dengan sigapnya, mak Ani langsung meminta saya untuk membuka acara dan memandu dengan "games". Okay, melihat situasi seperti itu, saya udah ga bisa lagi beralasan. Berasa punya keahlian cuap-cuap ngemcih. Saya membuka acara dengan terlebih dahulu meminta maaf atas keterlambatan dibukanya acara. 

Seperti biasa sih, kalau soal ngomong di depan orang saya ga ada rasa grogi. Tapi karena pas dateng ke acara, masih dalam nafas ngos-ngosan, saya belum sempat "beberes diri" untuk tampil. Dan tahukah sodara-sodara apa yang menjadi kekonyolan saya sewaktu membuka acara? Lihat foto di bawah ini yaa.

(Foto : Hazmi Srondol) ngobrol singkat dengan Rama Aditya
Setelah membuka acara, saya sempat ke kamar kecil sebentar. Alangkah kagetnya ketika melihat di cermin, kacamata yang saya tempel di atas kepala sejak tiba di gedung Menlu, belum tersimpan alias masih nempel di kepala. "Jadi, dari tadi saya ngemcih dengan kacamata menempel di kepala saya?" Aaaak, tidaaaak, kaget lagi plus koproll double. Sumpaah, itu ga disengaja. Saya sendiri sampai shock melihatnya. Keluar dari kamar kecil, saya ngomel-ngomel sama mak Ani dan mak Asri (ngomel bo'ongan), "Kenapa kalian tega sih, ga ngasih tau kalau kacamata ini masih nempel di kepala aku?" tanya saya. Mak Ani jawab "Lho, kirain emang sengaja, mak. Kan dirimu suka gaya-gaya gitu", jawabnya sambil cekikikan. "Ealah, mak. Aku gaya tapi ga senarsis ini, kaleeee". aarrggh, akhirnya kami hanya bisa tertawa-tawa sendiri deh, dan saya sukses malu hati. *ngumpet. Jadi sudah cukup jelas ya teman-teman yang hadir di sana, adanya kacamata itu murni tanpa disadari, *klarisikasi.

*******
Di postingan kali ini saya gak akan bahas tentang acara Asean Bloggernya yak, maap. Karena terlibat dalam kepanitiaan, maka saya tak cukup punya bahan untuk menuliskan reportasenya di sini. Silakan mampir ke blog teman-teman yang hadir di sana. Atau baca blog ini (saya rekomendasikan, karena liputannya cukup lengkap).

Selanjutnya, usai mengikuti acara Asean Blogger, menjelang maghrib saya pamit duluan sama mba Ajeng dan teman-teman, karena harus ke Fx untuk fitting baju (*gaya bener, ngapain?). Jadi ceritanya, esok harinya tepat minggu 2 Desember 2012, saya akan menjadi model dadakan lagi di acara Blogger Bicara Fashion atas permintaan Karel dari BlogDetik. Okelah, ga ada salahnya mencoba terus tah?. Setiba di Fx, saya dan tim dari Detik, ada Achi, mas Gajah Pesing, mas Marwan dan Jemima berkumpul sejenak di foudcourt, setelah berkumpul kami naik ke lantai 4, menuju outletnya pemilik baju yang akan kita peragakan. Yaitu, batik dari Diyan Arto.

Awalnya saya ditawari 2 gaun (longdress) panjang, tapi karena pinggang saya langsing (*uhhuuk), terpaksa 2 baju pertama ga jadi terpasang di baju saya karena terlihat longgar. Alhasil, ga tanggung-tanggung deh. Diyan Arto ngasih saya baju cantik dengan panjang yang melebihi tinggi saya. "Whuee? sempet pengen nolak sih, khawatir itu gaun keinjek gimana, secara kan gue bukan model beneran". Tapi, setelah mencoba jalan beberapa kali, mba Jemima meyakinkan saya, kalau saya pasti bisa. Hmmm, okelah kalau begitu. Selesai fitting jam 8 malam, kali ini saya ga balik ke hotel, berharap jalanan bisa bersahabat kali ini. Dan alhamdulillah, lalu lintas pada saat itu lancar, saya dan anak-anak pun tiba di rumah dengan selamat tepat pukul 21.00.

***********
Tiba lah hari minggu seperti yang saya ceritakan di atas. Akhirnya saya memutuskan untuk menitipkan anak-anak seharian di rumah kakak, di Bekasi. Sebenernya pengen banget sih ajak anak-anak, tapi kembali lagi ke pertimbangan kenyamanan mereka. Biar ga terlalu capek ikut-ikut emaknya terus.

Tiba pukul 1100 di Fx, di lift saya bertemu Diyan, sang disainer batik. Cukup lama juga saya menunggu, hingga akhirnya satu persatu tim model dateng, ada saya @ayankmira, Julia @juleahardy Donny @donidarmwn Thia @thiasoediro Linda @lindaleenk Enno @nagacentil Ondry @ondrywidyatmoko Eka @ekaotto dan @lavielovechanel. Kami pun masuk ke counter wardah untuk diberi sentuhan make up agar lebih fress. Setelah make up, kami masuk back stage. Dan di sinilah kami menunggu. Saat itu talksow baru saja dimulai, hingga maju ke acara hiburan nyanyi yang dibawakan oleh "girls band" dari komunitasku tercinta "Kumpulan Emak-emak Blogger" (mak Fiki, Mak Wiwik Wylvera dan mak Olly). Begitu Karel sang MC memanggil mereka, aku dan teman-teman model  bersorak di backstage. "Ah, seandainya aku bisa melihat performe mereka". Tapi saat itu saya cukup puas bisa mendengar suara-suara merdu mereka yang menggelegar. Lov u all, mak. Lagu dan suaranya bikin aku merinding.

Emak-emak Blogger di Blogger Bicara Fashion (foto : Detik)
Terus, bagaimana dengan fashion shownya? So far sih alhamdulillah berjalan lancar. Terutama buat saya sendiri yang berhasil melewati ketegangan untuk menghindari gaun itu terinjak. Walaupun dengan resiko penampilan saya yang kurang maksimal, akbiat deg-degan. Bukan karena banyak orang, aseli mikirin jalan dengan gaun yang panjang ituh.

Fashion show di Blogger Bicara Fashion
Fashion show di Nova Ladies Fair
Bisa bandingkan ekspresi di kedua foto itu? Nampak jelas foto kedua lebih percaya diri yaa? Soalnya foto kedua style nya ga macem-macem alias cuma celan jeans dan atasan aja. Sementara foto dengan gaun hijau itu, "alamak", bener-bener tantangan. Mau tau panjangnya segimana? 

Ini foto jepretan siapa ya? *Lupa. Ma kasih ya udah di tag.
Para model Blogger Bicara Fashion - Foto : BlogDetik
Akhirnya bisa menuangkan lagi cerita yang tertunda, walaupun saya bingung ni bentuk tulisan ini apa. Reportase bukan, curhat juga bukan. Yah, sharing aja deh yaa. Jadi intinya,  setiap kali saya mengikuti atau terlibat dalam sebuah acara, akan selalu ada sebuah pembelajaran dan pertemanan baru, termasuk kekonyolan yang tidak saya sadari :D."That's why I Love Blogging world".

*********
Anak-anakku tersayang, kelak kalian akan  membaca tulisan ini. Jangan lihat hal ini sebagai sesuatu untuk membanggakan diri yaa, tapi lihatlah makna dari semua ini. Ketika kalian menginginkan sesuatu dalam mimpimu, maka kejarlah itu, wujudkan secara perlahan dan laluilah setiap prosesnya. Tentu akan banyak kerikil yang menghadang, akan banyak step yang harus kalian lewati dengan segala kesulitannya. Janganlah pernah mengatakan diri kalian "Tak bisa". Berusahalah semaksimal yang kalian mampu. Tak penting seberapa besar hasil yang kalian dapatkan, namun jangan pernah berhenti dan berkata "cukup" (baca = pasrah). "Kalian tidak akan pernah tau seberapa kuat dan bisanya diri kalian, sampai kalian menemukan kekuatan kalian sendiri"

Love u'r mom
For my beloved Vinka & Zahran
(Hema resto Bekasi Square - 9122012)

31 comments:

hana sugiharti said...

huhuhuhu.. tetep kerenn dan seruu kok makkk *sambil senyum dikulum *

@yankmira | Mira Sahid said...

@hana : wkwkwkkw, aku akan pasrah dengan semua komentar yang masuk nantinya, mak

Ummi Nilam said...

Mak, aku suka komentar yang terakhir, menyentuh banget…:)

ranny said...

beneran sukaaa tu dress batiknya,harganya braapaan mak? #eh

notes wat anak2nya bikin terharu.. :)

mak,salam kenal yah..diriku juga baru gabung di Komunitas emak2 blogger ^^

Niken Kusumowardhani said...

Tapi kacamatanya ngga anek kok mbak Mira ada diatas kepala begitu... Keren malah... hehehe...

Dan cantiknya dirimu dengan gaun2 itu...

Ririe Khayan said...

saluut 1000%, jujur ini lho? Mbak Mira serupa banget dengan para model profesional lho?

Saya yakin, one day soon Vinka & Zahran akan membaca ini dan memaknainya dengan kebanggaan yg terdalam. Honestly, saya saja terkesan banget dengan aktifitas Mbak Mira yang memberikan nuansa inspiratif HOw to be Amazing mOmmy

Trance Taranokanai said...

Kereeeeennn... semuanya keren. Termasuk pesan khusus untuk dua buah hati tersayangnya. Daleeeemmmm banget sampai kedasar hati... Hehehe...

lianny hendrawati said...

•·ιчä..(◦'⌣'◦)•· ikut terharu membaca bagian terakhir tulisan buat anak2nya. Serasa ∂ķΰ sendiri yg dibangkitkan semangatnya oleh mbak Mira ...

Untje van Wiebs said...

Wahahaha, iya loh kalo pake kacamata item gitu kan gak ngira kalo itu gak sengaja :P
Aku kok malah penasaran girlbandnya nyanyi ya :D

Om Srondol said...

Tulisan yg sangat bagus mpok pon.... Keren. Soft selling dapat... Naratif writing Ok. Jos banget

nurusyainie said...

Tetep keren kok, Mak Mir.

Yang liat paling bilang itu sengaja buat aksesoris biar gaya hehehe... :D

Dian Kelana said...

Terima kasih ananda, perjuanganmu menjaga reputasi dan kepercayaan klien sangat ayah banggakan.

Tadinya ayah tidak akan hadir, karena pekerjaan ayah cukup menumpuk, dan lagi ayah pikir acara itu adalah khusus untuk perempuan. Kedatangan ayah kesana semata-mata karena ada kamu disana, karena ayah ingin mengabadikan putrinya yang cantik. Sayang karena kesibukan ayah, ayah terlambat mengapload foto ananda, ayah minta maaf karena ayah yakin kamu pasti kecewa pada ayah, sehingga tak satupun foto-foto ayah yang tampil disini. Maafkan ayah ya sayang. :-(

@yankmira | Mira Sahid said...

@Ummi Nilam : komentar ya mana, mak? maksutnya notes untuk anak-anakku? :)

@Ranny : walah, kalau nanya harganya, nelen ludah deh mak. Batik biasa aja harganya sekiat 700an. Tapi memang keren-keren juga disain nya. Terima kasih kunjungannya, salam kenal juga ya.

@Niken : wkwkkww, bunda Niken bisa aja nih. ma kasih bunda

@Ririe : ow ow ow, koment yang menyentuh sekali Rie, terima kasih yaa. Semoga kita semua kelak bisa menjadi kebangaan anak-anak kita

@Trance : cieee, uhhuuy. Ma kasih ya mak Trance

@Lianny : itu tiba-tiba aja nulis notes. padahal kan judulnya lagi cerita kegiatan ya, tiba-tiba terlintas membawa anak-anak ke dalam tulisan ini

@Untje : xixixix, soal girls band? keren Una. seandainya kamu dateng, pasti hasil tulisan reportase Una bakalan keren juga dengan gayanya Una :D

@Om Srondol : aiih, si Om bisa aja. ma kasih yaa

@Nurusyaine : wkwkkw, iyaa aku pasrah deh dengan komen-komen seperti itu

@Ayah Dian Kelana : Ya Allah Ayah, maafkan aku yaaa. Aku memang ga memasukkan semua foto-fotonya di blog ini, tapi bukan bermaksud melupakan ayah Dian. Foto dari ayah tersimpan rapi dalam file fb ku dan hatiku, ko. Dan aku senang ayah turut hadir, maaf ya Ayah kalau membuat ayah ga berkenan.

Carra said...

*tepuk tangan*

Maaakkk... semuanya yang ada di dirimu itu keren :))) termasuk kaca mata itu... termasuk caranya cincing *Basa Jawa* baju biar ndak kesrimpet hahahahaha...

Tobbbb dah!!!

@yankmira | Mira Sahid said...

@Carra : haisshh... keselek galaxy tab.xixiixix. Ma kasih mak :)

IrmaSenja said...

tulisannya oke,aku yg pengen banget hadir di acara fashion itu terpuaskan dgn membaca tulisanmu mba, tapi yg gak tahan adalah,,,itu kaca mata wkwkwk....ngapain nangkring diatas kepala :D

btw,...dirimu slalu keren di matakuh ;)

Mugniar said...

Biarpun pake kacamata di atas kepala, teteup cantik koq mak :)

Ih, saya pingin belajar sama mak Mira, bagaimana supaya gak grogi bicara depan orang ...

Mugniar said...

Biarpun pake kacamata di atas kepala, teteup cantik koq mak :)

Ih, saya pingin belajar sama mak Mira, bagaimana supaya gak grogi bicara depan orang ...

rina susanti said...

jika saya ada di sana, melihat langsung acara pasti saya pikir itu kacamata untuk aksen karena mba Mira modis heheheh

@yankmira | Mira Sahid said...

@Irmasenja : hahahha. That's why diposting di sini, sekalian klarifikasi, mak. Ah kamu bisa aja. Dirimu juga selalu indah di mataku

@Mugniar : aih bisa aja mak. Kuncinya dateng sebelum peserta dateng kalau mau bicara depan orang, penguasaan audience dan lapangan penting agar kita nyaman terlebih dahulu

@Rina : walah, masa ia sih mak? Eniwey tapi, ma kasih yaa

Lidya - Mama Cal-Vin said...

yang pake jeans tegang banget mir mukanya :) tapi hebat euy udah percaya diri

Melly Feyadin said...

Cakeeep.
acaranya padat bgt ya, mak..hihi.
tp seru bgt ngeliat yg di fashion show itu (liat di yutub)

Daeng Nur said...

Sy tdk bnyk berkomentar sebab sy anggap tulisan mbak Mira di atas sgt inspiratif. Karena itu, sy "copy paste" saja kalimat mbak Mira di bawah ini, sebab ternyata saya dan istri juga sering melakukan hal yg sama dgn mbak Mira. Sy tertarik akan menulis juga "catatan" sprti di bawah ini. Sukses....

Anak-anakku tersayang, kelak kalian akan membaca tulisan ini. Jangan lihat hal ini sebagai sesuatu untuk membanggakan diri yaa, tapi lihatlah makna dari semua ini. Ketika kalian menginginkan sesuatu dalam mimpimu, maka kejarlah itu, wujudkan secara perlahan dan laluilah setiap prosesnya. Tentu akan banyak kerikil yang menghadang, akan banyak step yang harus kalian lewati dengan segala kesulitannya. Janganlah pernah mengatakan diri kalian "Tak bisa". Berusahalah semaksimal yang kalian mampu. Tak penting seberapa besar hasil yang kalian dapatkan, namun jangan pernah berhenti dan berkata "cukup" (baca = pasrah). "Kalian tidak akan pernah tau seberapa kuat dan bisanya diri kalian, sampai kalian menemukan kekuatan kalian sendiri"


Love u'r mom
For my beloved Vinka & Zahran
(Hema resto Bekasi Square - 9122012)

myra anastasia said...

tp siapa tau jd trend mak, pk kacamata item pas saat ngemsi.. hehehe...

btw, wkt liat makmin lenggak-lenggok di catwalk sy juga ikutan deg2an loh.. itu baju panjang ajah.. takut jatoh mak :D

rahmi said...

Hahaha malah keren kok mak

Anggie...mamAthar said...

Geli liat ada kacamata nangkring di atas... :) Tp keren kok Mir... :))

siti nurjanah said...

kacamata diatas ya . . .
bisa dijadikan acuan fashion 2013 tuh mak . . .
^_^

@yankmira | Mira Sahid said...

@Lidya : iya, tegang tapi pd tuh, mak :)

@Melly : iya selalu seru kalau acara-acara blogger, banyak ilmu yang bisa didapat juga, ma kasih ya Mel

@Daeng : baik Daeng Nur, silakan. Semoga bermanfaat yaa. Ma kasih

@Myra : wkwkwkw, bisa aja nih mak Chie. nah yang ngeliat aja deg-degan kan? apalagi akuh mak?

@Rahmi : eaaaa, ngehibur nih si emak. Eniwey, ma kasih ya

@Anggie : wkwkkwkw, gelinya kaya gimana tuh?

@Siti : weleh, kalau dian pelangi yang pake mungkin iya bisa jadi acuan, kalau aku yang pake? pasrah :)))

Info Kesehatan Indonesia said...

Assalamualaikum mbak, Singgah perdana nih. Wah wajah yang lain yg gimana ya mbak, bagi saya yang membaca dan melihat photonya, semua nampak sama, yaitu nampak anggun. Salam kenal dan kunjung balik yah

Analisis Forex said...

Wah semoga semua lokasi menjadi catwalk bagi anda. Jadi selalu nampak cantik dan anggun

yati rachmat said...

Mak Mira yang cantiiiix....kekonyolan yang gak disengaja tapi bikin mak-nya Group KEB ini tuambah kwerweeen abeezz... Itu gaya "ngensi" yang orang laen kagak punya, hahahaha.....saluut.