May 26, 2013

Menantang Diri ke 14 KM CFD Bekasi


Sejak hijrah ke Jakarta sekitar tahun 2006, dan kurang lebih 7 bulan lamanya menikmati kebersamaan bersama suami dan  putri saya yang pertama, akhirnya masa-masa yang saya lewati setelahnya mengharuskan saya untuk tinggal berdua saja dengan suami, sementara pada saat itu Vinka harus (*dengan berat hati) kami titipkan di Bandung bersama orang tua saya. Alasannya, kami berdua saat itu sama-sama kerja. Sedih memang, harus meninggalkan putri pertama kami saat itu, tapi mau bagaimana lagi... kami mencoba ikhlas menjalaninya.

Setiap akhir pekan, saya dan suami selalu menjadwalkan untuk pulang ke Bandung menengok putri kami, dan jika ada satu pekan kami tidak pulang ke Bandung, biasanya kami lebih banyak menghabiskan waktu bersama, entah itu sekedar istirahat di kontrakan, jalan ke mall atau pilihan lain yaitu bersepeda. Jujur saja, ini bukan hobi saya, tapi hobi suami saya. Tak jarang beliau selalu menggunakan sepeda menuju kantornya yang lumayan jauh, yang terletak di Kebon Sirih Jakarta pusat. Kurang lebih sekitar 14 Km dari kontrakan kami saat itu, di Meruya. Alhamdulillah, berkat hobinya itu, suami saya selalu fresh, jarang sakit dan berat badannya pun cukup ideal (*kata saya) :D...

May 22, 2013

Kemana (at)Ayankmira?


Beberapa hari lalu, akhirnya saya memutuskan untuk mengganti username twitter saya dari (at)ayankmira menjadi @mirasahid. Tentu, hal tersebut akan menjadi pertanyaan beberapa teman, karena bisa jadi mereka mau mention akun lama saya, tapi tidak muncul, seperti yang dialami oleh mak Andiana dan beberapa teman yang akhirnya tersadarkan bahwa akun tersebut sudah berubah.


May 16, 2013

Hamil semakin Menyenangkan dengan A+ Mama



Dilahirkan menjadi seorang perempuan, tumbuh dengan penuh rasa kasih dalam diri, menemukan pasangan hidup, hingga akhirnya menjadi istri, lalu hamil, adalah takdir yang sangat indah bagi setiap perempuan. Begitupun saya saat itu. Tak pernah menyangka, di usia saya 21 tahun, seorang laki-laki kalem yang kini menjadi suami saya, dengan beraninya meminang saya. Atas restu orangtua, maka kami pun menikah. Rasa bahagia menjadi seorang istri, dan mulai menjalani hidup bersama seorang pendamping, tentulah dambaan kaum perempuan, terutama saya yang saat itu masih  di usia yang (lumayan) masih muda.

4 bulan setelah menikah, kami dipercaya oleh Allah Swt, saya positif hamil. Ah, senang sekali rasanya, kebahagiaan kami lengkap sudah, walaupun dalam masa kehamilan itu saya masih harus berjuang menyelesaikan kuliah saya....

May 11, 2013

Dariku, Untukmu


Suamiku...

Aku bukanlah istri terbaik atau yang sempurna untukmu. Banyak dari sekian langkah yang aku tempuh untuk menemanimu, tak luput dari salah dan khilaf. Namun, yang aku tau, dengan segala kekuranganku, aku selalu bermunajat padaNYA, menundukkan kepala sekedar memohon untuk segala kebaikanmu.

Sedih rasanya di sekian miladmu, aku tak berada dekat denganmu, tapi aku sangat merasa, bahwa kau memang selalu  berada dekat bersamaku, di dalam hatiku. Untuk itu, maafkanlah jika aku tak mampu menjadi istri seperti yang engkau harapkan.

Semoga Allah Swt senantiasa selalu menjagamu, memberikan ridhoNYA dalam setiap langkahmu, memudahkan, serta memberikan kelancaran pada setiap ibadahmu, dan memberikan kekuatan agar kelak engkau selalu menjadi imam bagiku serta ayah terbaik bagi anak-anak kita. Aamiin.

Selamat milad, sayangku... 11-05-2013
Doa, cinta dan sayangku adanya untukmu. 
Peluk dan sayang, aku dan anak-anak kita


May 07, 2013

Srikandi di Balik Srikandi Blogger 2013 KEB


Alhamdulillahirobbil Alamiin...

Puji dan syukur tak terhingga saya panjatkan ke khadirat Illahi robbi, karena atas ridho dan kehendaknya, sehingga pada akhirnya sebuah harapan besar dapat terwujud. Ya, Acer SrikandiBlogger 2013Kumpulan Emak Blogger terlaksana pada tanggal 28 April 2013, bertempat di Kemendikbud, Jakarta. 

Jika mengingat acara Srikandi Blogger ini dapat terlaksana, rasanya apa yang akan saya tuliskan di sini akan panjang sekali dan seperti takkan ada habisnya, karena apa yang saya dan teman-teman panitia lewati sungguh sebuah proses yang tak biasa. 

Usai acara Srikandi Blogger 2013 beberapa waktu lalu, semua teman-teman dan tamu yang hadir mengucapkan selamat atas kesuksessan acara, dan rata-rata yang disampaikan semuanya positif. Tapi tahukah, temans? Semua itu terlaksana bukan tanpa sebuah perjuangan. Perjuangan ketika harus bergelut dengan status kami sendiri sebagai Ibu rumah tangga yang memiliki segudang pekerjaan, namun alhamdulillah berkat semangat, optimisme dan kebersamaan, terutama ijin suami kami dalam segala perencaan ini, rasanya kami hampir lupa bahwa di balik terselenggaranya acara Srikandi Blogger adalah adanya srikandi-srikandi yang tangguh. Kali ini sungguh, saya tidak melihat kesuksessan acaranya, walau tidak menampik, alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Namun, seperti yang saya bilang, tulisan ini saya persembahkan untuk semua Srikandi di balik perhelatan acara Srikandi Blogger 2013. Ya, panitia atau panggilan makpan untuk tim Srikandi Blogger ini adalah semuanya perempuan, berstatus emak-emak. Luarbiasa, bukan?...