June 18, 2013

Parodontax, Si Unik yang Cetar Membahana


Pernah mengalami gusi berdarah pada saat menggosok gigi?
Pernah ngerasain gigi ngilu pada saat makan es atau minum air dingin?
Pernah tiba-tiba gusi berasa nyut-nyut an tanpa sebab yang jelas?

Saya Pernah!
Terus... Penting ya, Mir bilang-bilang ke orang soal masalahmu ini?

Sebenernya sih, engga terlalu penting, karena saya yakin sebagian banyak dari teman-teman pun pernah mengalami hal serupa. Hanya saja, karena hal tersebut dialami sekian masa dan belum menemukan solusi yang pas untuk permasalahannya, kita malah menganggap hal tersebut biasa saja. Seperti sudah menjadi soulmate gitu deh, halah.

Ok, boleh deh bilang engga penting. Tapi, hal ini menjadi penting ketika kita mulai merasa risih dengan masalah-masalah tersebut. Alih-alih pengin mengunyah nyaman tanpa tragedi berdarah-darah karena kesehatan gusi berkurang, ternyata keseharian kita hanyalah menjadi bumbu yang sangat tidak nyaman. Saya adalah pecinta kopi (ngakunya), dipastikan setiap hari saya akan ngopi minimal 2 gelas. Kebiasaan ini tentu sudah lama saya lakukan, karena kopi sudah menjadi bagian soulmate saya. Eaaa, soulmate lagi bahasannya...

Ternyata oh ternyata... kebiasaan meminum kopi tanpa kontrol yang baik, menyebabkan endapan plak di gigi saya. Parahnya lagi, hal tersebut berimbas pada gusi saya yang warnanya sudah tidak merah muda lagi. Bukan, bukan karena saya udah lewat usia 30an yaa, tapi ini murni karena kebiasaan saya yang kurang terkontrol dengan baik. 

Selama ini, saya selalu menggunakan pasta gigi yang saya kenal kenal sejak lahir, bertahun-tahun. Hingga bermuncullan pula pasta gigi lainnya dengan iming-iming membuat gigi lebih putih, lebih kuat, menghilangkan plak dan lain-lain. Saya yakin, semuanya tentu ingin memberikan yang terbaik (namanya juga iklan). Tapi, sudah cukup jelikah kita memilih yang terbaik diantara yang baik? Nah...!

Mengalami permasalahan gusi berdarah yang kemungkinan terjadi karena endapan plak ini, terus terang, lama-lama saya mulai merasakan ketidaknyamanan. Padahal, dalam satu hari saya sudah menggosok gigi minimal 2x sehari. Ditambah pula perjuangan ketika menggosok gigi, saya harus menahan rasa mual akibat rasa mint pasta gigi pada umumnya. Hueek..hueek... selalu begitu.

Awalnya, saya tidak begitu peduli dengan permasalah gigi yang selama ini saya alami. Namun setelah membaca berbagai sumber,  maka saya pun tidak ingin mengambil resiko yang lebih besar. Apalagi, saya sudah lama tidak berkunjung ke dokter gigi sekedar memeriksakan kesehatan gigi dan gusi. Dats why, saya ingin kembali ke jalan yang benar... wkwwkwk.

Nah... bukan sulap bukan sihir, beberapa waktu lalu, saya sempat melihat teman-teman yang sedang mengikuti tantangan 14 hari Parodontax. Dengar namanya saja, sudah terdengar unik di telinga. Dan karena setiap hari lalu lintas linimasa twitter selalu ada kabar tentang Parodontax, maka saya pun akhirnya menghilangkan rasa penasaran saya dengan menantang diri juga untuk mencoba Parodontax. Katanya sih, rasanya unik... asin-asin gimana gitu ya. Dan ternyata benar, setalah mencoba di hari pertama, rasanya asin, bo... tidak seperti pasta gigi pada umumnya.

1 hari, 2 hari sampai memasuki hari ke sepuluh, ajaibnya saya sudah melihat hasilnya. Darah yang keluar dari gusi di bagian ujung ketika saya menggosok gigi, hilang sudah. Rasa unik dari Parodontax semakin hari pun semakin terbiasa di mulut saya, anehnya muut saya terasa lebih segar, terhindar dari bau naga, Engga percaya? mesti dicoba dulu kayanya tuh.

Well...
Terkadang kita selalu terbuai dengan zona nyaman ya. Merasa tidak ada keluhan apa-apa, kita selalu berpikir bahwa segala sesuatunya baik-baik saja. Tapi kalau boleh saya sharing, lebih baik kamu mulai memperhatikan kebutuhan gigi dengan mulai menjaga kesehatannya, sebelum muncul tragedi-tragedi yang seperti saya alami. Lebih baik kan mencegah daripada mengobati... apalagi kalau semakin didiamkan yang berdampak semakin parahnya masalah tersebut. 

Parodontax memang termasuk yang baru saya kenal, tapi... meskipun baru berkenalan, saya tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi dan merasa terbantu sekali dengan permasalahan gusi saya yang selalu berdarah. Seperti yang kita tahu, masalah akan terasa lebih ringan kalau kita bisa menemukan solusi yang pas. Itulah yang saya alami bersama Parodontax. Semuanya terasa lebih ringan. Oh iya... saya juga posting video testimoni saya selama menggunakan Parodontax. Seperti apakah pengalaman saya bersama Parodontax yang unik dan cetar membahana ini? Klik aja videonya. Salam gusi sehat :D

10 comments:

Susi Susindra said...

aku juga sering minum kopi tidak teratur mbak. ternyata bisa bikin gusi bermasalah juga....

Mira Sahid said...

@Susi Susindra : iya, mba. Akan bermasalah katena plak yang terendap dari kafeinnya itu. Lebih baik bisa melakukan scalling ya mba, aku juga pengin coba

Ejawantah Wisata said...

Wah..... kayanya akan memberikan solusi pilihan bagi pecinta kopi mania dalam hal merwat gigi dan gusi. Di coba ah....

Salam wisata

Mira Sahid said...

@Ejawantah : Hihih, semoga saja ya, mas. Monggo dicoba aja, semoga cocok :)

kempor said...

kalo punya q malah sering sariawan mbaknya -_-
stres kyknya :p
bisa nggak pakek begituan? :D

rusydi hikmawan said...

alhamdulillah sampe hari ini belum pernah ngalami walau sering minum kopi pas begadang. jadi gak minum paradontax dulu. judul obat yg cetar membahana

Bunda Kanaya said...

jadi penapsaran pengen cobain juga....

Lidya - Mama Cal-Vin said...

kalau aku pernah agak ngilu ternyata ada email gigi yang rusak akibat menyikat terlalu keras

puteriamirillis said...

seru liat videonya :)

tahid said...

saya pernah coba bersihkan plak2 digigi, yg ngak saya suka tu ngak ada tarif pasti.masa' pasta gigi senso*en uda benar2 ada tulian "not for sale" echh mereka jual seharga Rp.25rb stlh gw cek di Indoma*t harga cuma 5rb #kamprreettt ni puskesmas ha..ha..