September 15, 2013

Berakhir Bukan Berarti yang Terakhir


Malam ini, saat saya menuliskan kembali catatan harian yang sederhana melalui blog, harus diakui ada bagian yang hilang dalam rasa yang selam 30 hari ini saya alami. Yak, selama 30 hari ke belakang, saya mengikuti tantangan menulis 30HariNonstopNgeblog yang diadakan oleh komunitas Detik Blogger dan Blog Detik. Selama itu pula saya mengalami segala rasa, apalagi pada saat mepet waktu deadline. Ada gairah, ada ketakutan, ada kekhawatiran, tetapi juga ada kenikmatan dan kepuasan saya saat bisa me-publish postingan setiap harinya. 

Jujur saja, selama ikut tantangan ini, saya termasuk yang selalu membuat postingan di atas jam 22.00. Dan sudah pasti kalau di atas jam segitu, segala kemungkinan pasti terjadi. Entah tiba-tiba blogdetik-nya error lah, atau koneksi engga bersahabat, belum lagi ketika inspirasi menulis sulit di dapat. Alhasil, sejak itulah, saya kembali dengan kebiasaan lama, yaitu begadang dan tidur larut. Sama seperti malam ini. Etapi, saya bukan menyalahkan event ini lho ya, memang saya yang mau ko nulisnya di atas jam 22.00. Sejatinya, saya ini penyuka keheningan malam. *Gananya :P

Hari ini adalah hari terakhir tantangan tersebut. Seperti ada yang hilang, meskipun sedikit membuat rasa lega karena terbebas dari deadline di jam 23.59, tapi mengikuti tantangan tersebut bikin saya terbiasa dengan habbit yang positif. Setidaknya, malam ini pun saya tetap ingin menulis, meski tanpa deadline dan setor ke email panitia. Yes... saya bisa, lho :)

September 08, 2013

Yang Berbeda dari HalalBihalal TDABks & Blogger Bekasi


Heylow my dear friends... Hope you always on the best of health yak. Aamiin 

Jadi gini ceritanya, tanggal 31 Agustus lalu, iya udah sekitar 1 minggu lalu, saya menghadiri acara silaturahmi halal bihalal TDA Bekasi yang katanya bekerja sama dengan Blogger Bekasi. Well, Karena saya part of dari keduanya, jauh-jauh hari saya sudah mengagendakan acara tersebut dan mem-booking diri untuk bisa hadir ke Nics cafe di wilayah Bekasi sebelah sananya statsiun kereta api. Entah Bekasi mana tuh yak :)).  Bersama Irma, mba Indah, dan mas Amril, kami pun hadir ditengah-tengan para entrepeneur yang wajah-wajahnya memancarkan sejuta pesona akan indahnya masa depan. J Tetapi, saya infokan dulu buat teman-teman ya. Jangan berharap dapat info mengenai materi workshop-nya di postingan ini, apalagi kesimpulan dari para pemateri yang keren-keren itu. Karena saya tipe yang suka kurang fokus gitu. Jadinya, saya hanya bisa menuliskan sisi lainnya. Sesuai dengan judulnya, “Yang berbeda dari....”

Hadir di acara yang hanya telat setengah jam (hanya..?), membuat saya tidak bisa mengikuti acara sejak awal, yang konon katanya sang pemateri banyak dipuja-puja dengan gayanya yang khas dan penyampaiannya yang asik. Coba saja follow twitternya pak Ayodia di @strategi_bisnis dan rasakan sensasinya. Halah.

Ok, balik ke topik soal acara halal bihalal.
Menjelang siang hari, materi yang dibawakan oleh pak Ayodia selesai juga. Aslinya... saya kurang begitu memahami, yang saya ingat dari beliau hanyalah gayanya yang menggebu-gebu saat memberikan materi. Alhamdulillah, beliau berbaik hati memberikan soft copy materinya kepada semua peserta, jadi saya pun bisa mempelajarinya di rumah, meskipun sampai sekarang belum dibuka-buka tuh flashdisk. Dikeplak, hahahaha.

Foto : mas Amril

September 02, 2013

Kopdar & Halalbihalal Kumpulan Emak Blogger


Usai perhelatan Srikandi Blogger 2013 di bulan April lalu, sepertinya acara halalbihalal KEB ini menjadi ajang kangen-kangenan antara sesama member KEB. Ramadhan, lalu lebaran sempat membuat kami semua hanya terhubung dalam silaturahmi online dan beberapa kali sempat bertemu dalam acara undangan buka puasa. Dan Alhamdulillah, Minggu 1 September 2013 kemarin, KEB diberi ijin oleh Allah Swt untuk mengadakan kopdar sekaligus halalbihalal.

Selama ini, KEB besar bukan karena jajaran Makminnya saja, tapi peran member di dalamnya lah yang juga berperan besar selama ini. Dan untuk mempertahankan saling memiliki diantara sesamanya, maka kami (Makmin) pun meminta kesediaan mak Fadlun Arifin untuk menjadi koordinator atau disebut Maketu untuk mengawal acara ini dari mulai persiapan sampai pelaksanaan. Alhamdulillah, pilihan kami tepat sasaran. Maketua Fadlun dan jajaran Makpannya yang terdiri dari mak Haya Aliya Zaki, Mak Khalida Fitri, Mak Isti Thoriq, mak Riski F, mak Dwina, mak Aulia Gurdi dan dibantu mak Sumarti (makmin), acara halalbihalal yang diberi tema #KEBSyawalan Bersama Tanpa Batas ini berjalan lancar, menyenangkan dan sukses.

Ternyata, sesampainya kami di D’Cost Plaza Semanggi, tempat tersebut masih dalam persiapan alias belum buka, alhasil makpan dan beberapa emak yang sudah hadir lebih dulu menunggu di luar (depan D’Cost) sambil bercengkrama. Ah, senang sekali pagi itu, karena melihat aura teman-teman sangat positif. Apalagi salah satu board KEB, makmin Sary kali ini menyempatkan hadir dan membawa serta si cantik Maira yang berhasil menghipnotis saya sejak dalam kandungan emaknya, #lho haahahaha. Dan lebih senangnya lagi, rombongan emaks cantik dari Bandung, mak Nchie, mak Alaika dan mak Dey bekesempatan hadir juga, meski masih minus mak Mety dan beberapa emak dari Bandung lainnya yang selama ini sudah tergabung di group. Terima kasih sudah hadir ya, mak. *Ketjoeps. Khusus untuk mak Nchie, terma kasih oleh-olehnya, suka banget nih. Yeeahh... sumpah, gue Emak Blogger nih, hihihi.

Foto : Mak Dey