December 28, 2013

Raja Ampat, Nafas Liburan yang Tak Pernah Habis

Tidak terasa, sebentar lagi kita akan masuk dalam penghujung tahun 2013. tentunya banyak sekali kisah, perjalanan, prestasi yang telah kita raih selama kurun waktu 1 tahun ke belakang. Bahkan, demi itu semua, tidak sedikit dari kita banyak yang merayakan atau melepaskan kebahagiaan kita dengan mengisi penghujung waktu ini dengan berlibur atau traveling.

Akhir tahun 2013 ini, saya sendiri memang tidak memiliki agenda khusus. Paling hanya megisi liburan bersama anak-anak, masuk ke mall atau berenang. Berbeda dengan akhir tahun 2012 lalu, yang menjadi sebuah masa atau sejarah yang sampai sekarang belum bisa saya lupakan. Kenapa? Karena d akhir tahun 2012 lalu, saya berkesempatan untuk berlibur ke sebuah pulau di Indonesia Timur, bersama suami saya, tepatnya di Raja Ampat. Thats why, ketika ada lomba GA dari blog Purple yang meminta menceritakan #MyItchyFeet, my passion for traveling. Mana lagi yang bisa saya ceritakan, selain kisah liburan di Raja Ampat.

Sebenarnya, tulisan mengenai liburan Raja Ampat sudah pernah saya tulis di sini dan di sini. Tapi, karena liburan tersebut sangat memorable, rasanya, saya engga akan bisan untuk menuliskannya kembali.  

Raja Ampat. Siapa sih yang tidak ingin mengunjungi pulau ini. Pulau dengan deretan bukit yang indah, pasir putih terhampar dan jernihnya air, akan selalu membuat kita terkenang dalam keindahannya. Belum lagi ikan-ikan yang nampak jelas di permukaan air, suara burung yang terdengar riang di telinga, suara semilir angin dan sesekali ombak menyapu diantara pesisir, akan membuat kita betah berlama-lama untuk menikmatinya. Sejenak, kita akan lupa tentang kesibukan, khiruk pikuk kota Jakarta yang membuat kita bisa pingsan berdiri dibuatnya, hehe. Engga heran, Raja Ampat lekat sekali dengan julukan "The Heaven Island on Earth"

December 13, 2013

Privé, Sentuhan Paling Pas untuk Perempuan


“Cie, cieeee...” sahut seorang sahabat di chat bbm.
“Apaan?”
“Duh, yang suaminya mau pulang...”
“Senyum simpul”

Begitulah candaan sahabat saya ketika tahu bahwa suami saya akan pulang dalam waktu dekat ini. Hal ini memang jadi sesuatu yang menyenangkan sekaligus ditunggu-tunggu, karena suami saya dinas di luar kota, dan pulang hanya dalam waktu-waktu tertentu. 

“Jangan lupa ke salon dulu!” isi terakhir bbm nya terdengar seperti peringatan.

Oh iya, hihihi. Seperti  tersadar, saya tiba-tiba langsung ngeh dengan paket cantik yang sempat saya terima beberapa hari yang lalu. Dan ternyata, paket tersebut adalah Privé, sebuah sabun pembersih kewanitaan, terobosan terbaru dari Combiphar

Paket cantik dari Privé
Privé? Jujur, saya baru tahu ada produk ini. Entah kudet atau apa. Yang pasti, selama ini saya memang jarang sekali menggunakan produk sabun pembersih daerah wanita. Cukup dibilas pakai air saja, rasanya sudah segar. Palingan kalau lagi rajin, saya rebus daun sirih, dan airnya digunakan untuk membasuh miss V saya. Engga pake dikunyah lagi lho daun sirihnya, hahaha.

Sebelum ngomongin soal Privé, saya mau cerita dulu deh, ya.