November 11, 2014

Belanja Online di Tanggal Cantik 11.11 dan 12.12



Perkembangan bisnis online di Indonesia saat ini memang luar biasa pesatnya. Mulai dari mereka yang sekedar mempromosikannya melalui instagram, facebook, hingga web portal dengan market place yang besar. Tidak bisa dipungkiri, semakin hari, semakin banyak pula yang membuka toko online karena kemudahannya untuk berpromosi. Semakin banyak promosi, tentu toko online tersebut akan semakin banyak dikunjungi. 

Saya sendiri termasuk yang sering melakukan belanja online. Selain praktis, harganya pun masih terjangkau dibandingkan saya harus pergi ke mall. Belum lagi, diskon yang kerap kali ditawarkan. Bisa-bisa, seharian saya “nongkrong” di depan laptop. Dan… akhir tahun begini, biasanya banyak lho, diskon besar-besaran. Siap-siap saja menyisihkan uang lebih banyak. Setahun sekali kalap sama diskon, boleh lah, ya. Diskon besar-besaran, artinya “Me time” untuk saya atau teman-teman perempuan lainnya. Benar, atau benar? Toh, bisa saja barang yang sedang kita butuhkan ada dalam daftar diskon tersebut. Hehe.

Bicara soal diskon besar-besaran, Negara  Amerika, Kanada, Inggris, Jerman, dan Jepang kerap kali meperingatinya sebutan Cyber Monday yang diilhami juga dari Black Friday, sebuah kegiatan di hari Jumat setelah Thanksgiving Day. Mereka berlomba-lomba menawarkan berbagai diskon dengan aneka produk. Toko pun akan buka lebih lama. 

November 07, 2014

Saatnya Menabung Lagi

Beberapa waktu lalu, saya terpikir untuk mulai kembali menabung. Duh, sampai hari gini masih saja tabungan jebol. Disimpen-simpen, eh kadang tangan suka gatal juga. Kapan bisa beli “gigi berlian” dong kalau kaya gini? :D Tabungan ini rencananya pengin saya simpen serapi mungkin, mengingat saya mulai bisa menghasilkan sedikit-sedikit dari bisnis online saya. Maksudnya, biar bisnisnya makin besar, otomatis setiap keuntungan harus bisa saya simpan dulu buat menambah modal. Sekaligus belajar dari pengalaman, yang kadang baru untung sedikit, saya suka kalap. Dan kali ini saya benar-benar bertekad untuk menyelamatkan uang dari godaan Shopping dengan menabung. Yes, saatnya menabung lagi.

Selama ini saya punya 2 rekening aktif. Yang satu untuk transaksi bisnis, dan yang satu lagi untuk transaksi urusan dapur yang datang dari perjuangan suami, hihihi. Nah, setelah bertahun-tahun mencoba menabung di kedua rekening tersebut, ternyata saya masih gagal. Dan saya butuh rekening baru yang lebih aman, dan terhindar dari jangkauan tangan jahil saya. Sempat terpikir, “ah, males buka rekening, kudu ribet urusan administrasi lagi”, apalagi KTP saya masih belum sama dengan alamat tinggal saat ini. Emak-emak banget! Engga mau ribet bener deh :D

Pucuk dicinta ulam pun tiba…

Beberapa waktu lalu, teman saya, Irma Senja juga sempat mengajak untuk membuka rekening di salah satu bank yang bersinar alias Sinarmas. Secara, doi sekarang lagi main reksadana tuh. Eciee, udah dapat banyak kayanya, ya, main-main reksadana? Dan belum juga saya membuka rekening tersebut, saya berkesempatan untuk hadir di acara gathering blogger bareng Digital Banking (DB) Sinarmas di restoran Luna Negra, Jakarta Pusat. Tapi, sebelum hadir ke acara, masa iya saya engga kenalan dulu sama produknya. 

October 31, 2014

Saat Weekend Tiba...

Seperti judul di atas, saat weekend tiba, pasti banyak dari kita yang menghabiskan waktu bareng keluarga. Meskipun saya yakin juga sebagiannya ada yang masih harus bersibuk ria dengan kegiatan lain atau urusan kerja. Sebagai emak yang ngakunya seorang "freelancer", saya sih selalu memilih salah  satu weekend untuk saya habiskan bersama anak-anak. Karena, sejak "sok eksis" di ranah media online, kerap kali selalu mendapatkan undangan acara di saat weekend yang menuntut saya harus hadir. Tapi, itu juga saya sesuaikan kegiatannya, alias engga memaksakan diri. 

Kalau ditanya saat weekend tiba, ngapain dan kemana, Jujur saja saya bingung. Karena tempat saya menghabiskan waktu bersama keluarga standar banget, yaitu mall. Mall nya di mana? Engga jauh-jauh juga seputaran Bekasi. Kecuali kalau udah niat banget mau mencari sesuatu yang berbeda, biasanya saya mengajak anak-anak ke daerah pusat kota Jakarta. Apalagi kalau di JCC ada pameran dan acara seru lainnya. Atau, melipir ke kota Bogor dan mencari suasana yang lebih  terbuka alias, suasana alam. 

Banyak sih, pilihan untuk menghabiskan waktu weekend bersama keluarga. Dan meskipun jatuhnya ke mall lagi, yang penting kualitas bersama dengan anak-anak tetap jadi yang utama. Niatnya bukan memanjakan mereka untuk main di "taim jon" atau jajan nggak jelas sih. Saya dan suami bukan  tipe orangtua yang terlalu tegas banget sama anak-anak, yang penting pendekatan, bicara dan bercanda bareng tentang segala hal saat bersama, itu yang menjadi poin utama.

October 15, 2014

Kenapa Harus Asuransi?

"Helo!" Lama-lama kesal juga nih, diteleponi sales yang menawarkan produk asuransi. Hih!, dipikir waktu eke banyak apa, ngeladeni mereka dengan bahasanya yang tanpa titik koma. Bo! Kalau eke belum mau, ya, udah! Jangan maksa terus, pleiis deh!.

Begitulah reaksi saya, dulu... waktu sering ditelepon oleh sales asuransi.

Mendengar kata asuransi, saya yakin teman-teman sudah sangat familiar. Namun, nggak sedikit juga, yang merasa alergi. Hihi, kenapa coba sampai alergi? Biasanya ini disebabkan karena ketidak tauan kita, plus ditambah lagi para sales yang kerap kali menawarkan asuransi dengan gaya khas marketingnya masing-masing.

Saya pun, awalnya sama sekali engga tertarik untuk membuat asuransi. Buat apa? Toh saya sehat, usia saya juga masih muda, kok. Cie, cie.

Tapi kenyataannya, tak kenal maka tak sayang. Apalagi tingkat pengetahuan kita yang minim, tapi karena ke "sok" tahuan kita, kita kerap kali mengabaikan apa yang menjadi kebutuhan kita.

Asuransi, bikin bangkrut! Asuransi buang-buang duit! Bisa jadi itu yang ada dalam pikiran teman-teman saat ini. Tapi apakah teman-teman menyadari, bahwa kehidupan itu sangatlah beresiko? Hari ini kita sehat, siapa bisa menebak tiba-tiba besok kita terkapar lemas tak berdaya? Sungguh kehidupan itu sendiri adalah misteri.

Nah, sebagai manusia yang memiliki akal pikiran, kita selalu berpikir ingin senang dan bahagia. Tapi, bagaimana kita bisa bahagia jika resiko di depan mata kita, belum kita antisipasi. Apa yang akan terjadi pada anak-anak kita jika hal terburuk menimpa kita? Naudzubillah hi mindzalik. Saya sendiri suka merinding membayangkannya. Saya selalu berharap saya dan suami bisa tetap sehat sampai anak-anak kami menikah dan memiliki keluarga.

Itulah sebabnya, sedia payung sebelum hujan. Banyak orang yang belum ngeh terhadap asuransi, banyak yang masih berpikir sehat saat ini. Tapi masih sedikit yang berpikir untuk mengalihkan resiko. Asuransi engga seribet yang dibayangkan , kok. Mulai dengan cara pandang teman-teman, deh. Ambil asuransi karena kebutuhan kita akan pengalihan resiko, Bukan karena paksaan sales atau teman yang jadi freelance di asuransi. Cari tau tentang asuransi, dan temukan asuransi yang pas untuk kebutuhan kita. Dengan begitu, memiliki asuransi bukanlah sesuatu yang menakutkan, bukan sesuatu yang akan bikin kita bangkrut, tapi justru menolong kita dalam situasi yang tidak pernah bisa kita tebak.


October 02, 2014

Hari Batik Nasional

Dear Sahabat .... Selamat Hari Batik Nasional



Banggalah dengan budaya Indonesia, batik dengan aneka jenis dan kualitas yang kita miliki, layak sekali menjadi produk nomor satu menjelang MEA. Hihihi, mari kita bermimpi besar untuk bangsa Indonesia. Selamat Hari Batik Nasional

September 16, 2014

Ketika Aku Sah Menjadi Istrimu

Malam ini, setiap kali aku mengingat saat itu, rasanya tidak ada yang patut dikeluhkan selain mengucap syukur tak terhingga atas nikmat dan kebahagiaan yang Tuhan beri. Ketika seorang lelaki dengan lantangnya meminangku, hingga akhirnya sah di pelaminan, dan kemudian aku menyadari, bahwa hidupku tak lagi sendiri. Ahhh, Alhamdulillah Ya Allah. Engkau hadirkan dia untukku, yang kini menjadi suamiku.

Seketika, hidupku menjadi sebuah awal dalam perjalanan selanjutnya. Sebuah perjalanan panjang yang akan mengurai banyak kisah. Mungkin di dalamnya akan kutemui segala kebahagiaan, canda ria, atau  juga kutemui kerikil, dan banyak lagi yang belum aku tau, apakah aku sanggup melewatinya. 

Sebuah awal hanya dihadapkan pada 2 pilihan. Awal yang dimulai dengan sulit, atau awal yang dimulai dengan kebahagiaan. Ya, seperti yang aku rasakan sekarang. Aku mengawali faseku yang baru dengan kebahagiaan. Cukup sudah aku mengeluh tanpa batas dan menengadah tanganku seraya memohon agar Allah Swt segera memberikanku pangeran surga. Dan kamu, kamulah yang aku pilih untuk menjadi imamku. 

Aku tidak ingin gegabah pada semua cita dan harapan yang kutitipkan padamu. Dan sebagai seorang istri, kini aku sangat memercayai kesungguhanmu untuk berjalan bersamaku, melewati bahtera rumah tangga. Sungguh, jika kukatakan ini tak mudah, memang begitu adanya. Tapi aku yakin, ketika kau tegap melangkahkan kakimu, maka setiap langkah yang kau tempuh, akan kuiringi dengan doa yang tak pernah putus. Sehingga itulah yang menguatkan kita, pada ketetapan yang akan Allah berikan pada kita.

August 22, 2014

Akhirnya, Punya Kacamata Baru

"Kau datang dan pergi sesuka hatimu…" ceritanya sambil nyanyi-nyanyi. Ya, begitulah saya. Karena keteledoran, atau entah alasan apa lagi, beberapa kali saya memiliki sebuah benda, dan paling disukai, akhirnya hilang. Apalagi, kalau bukan kacamata minus.

Sejak SMU saya memang sudah memakai kacamata dengan minus setengah. Seiring dengan berjalannya waktu, dan karena nggak betah dengan benda yang nyangkut di area hidung dan mata saya, yang memungkinkan akan mengurangi "ke-kecean" saat itu, minus pun bertambah dan terakhir mentok di ukuran sebelah kanan 1.75 dan kiri 1.5. Itu berdasarkan pemeriksaan menggunakan komputer. Jadinya, kalau pakai ya, kalau lagi inget dan saat kegiatan malam hari. 

Entah berapa buah kacamata minus idola yang pas di wajah saya dan paling saya sukai, hilang. Kalau bukan karena lupa nyimpen, pastinya ketinggalan di suatu tempat. Makanya, mungkin beberapa teman tau betul kebiasaan saya menyimpan kacamatan di atas kepala, ya itu tadi, biar nggak lupa. Meskipun kadang suka lupa juga saat itu kacamata ada di kepala. Sambil kebingungan, nanya-nanya "kacamatku mana, ya?" ehalah… pikun tingkat dewi. 

Belum lama ini, kacamata yang saya sukai, hilang juga. Terakhir kali saya pakai di salah satu mall Bekasi. Karena keasikan ketemu teman-teman arisan, terus foto-foto welfie, yak…hilang deh tuh. Sudah ndak kaget lagi, mau gimana lagi. Ternyata, teledor masih aja bergelayut dalam diri saya, hihihi. Malah, komentar teman saya, "biar nggak hilang, pakai tali aja, Mir". Iya, komentar yang sama setiap kali saya update status soal kehilangan kacamata. *nyengir mesem.

Kacamata yang hilang

August 18, 2014

Anak Semakin Cerdas dengan StimuLearn



Menjadi Blogger memang suatu kegiatan yang menyenangkan, selain mampu menuangkan gagasan ke dalam sebuah tulisan, saya juga selalu menjadi yang tercepat mengetahui berita-berita yang terbaru. Karena biasanya, kami selalu mendapatkan undangan untuk acara-acara launching sebuah produk.

Nah, beberapa waktu lalu saya mendapatkan undangan untuk menghadiri sebuah launching yang diselenggarakan oleh Dancow di The Crown Plaza hotel. Tanpa berpikir panjang, saya pun mengiyakan untuk hadir di acara tersebut.



Dalam acara ini, dihadiri oleh beberapa pakar gizi dari Dancow parenting Center, dan juga pasangan selebriti, Indra Bekti dan Dilla sang Istri. 


August 13, 2014

Karena Aku, Superhero Bagi Kalian

Alhamdulillah ramadhan beberapa waktu lalu, anak-anak libur lebih lama dari biasanya, karena sekaligus libur kenaikan sekolah. Senang sekali, karena dengan begitu saya bisa lebih dekat dengan anak-anak. Bicara soal kedekatan dengan anak-anak, saya jadi ingat pengalaman beberapa tahun saat bekerja dan harus meninggalkan kedua anak saya bersama neneknya. Saat itu saya memang nggak mau mengambil jasa baby sitter, dan untuk mencari seorang asisten rumah tangga pun agak kesulitan. Meski dengan berat hati karena khawatir merepotkan, Alhamdulillah nenek (Mama saya) nggak keberatan membantu menjaga kedua anak saya. Hiks, maafkan aku yang selalu merepotkanmu ya, Ma.

Dalam perjalanan waktu tersebut, saya akui bahwa ada beberapa momen bersama anak saya yang saya lewatkan. Pertumbuhan atau mungkin hal-hal yang harusnya menjadi momen pertama untuk saya, terpaksa terlewatkan begitu saja. Resiko ibu bekerja, mau gimana lagi, kan? Setiap hari saya mengalami perasaan dilema, terkadang saya juga sampai menangis dalam perjalanan menuju ke kantor. Dan tentu saja di kantor pun akhirnya saya kurang konsentrasi dalam bekerja. Begitulah setiap hari yang saya rasakan. Kesal sama diri sendiri, marah, tapi saat itu saya belum bisa melakukan apa-apa selain terus menjalankan ikhtiar saya dalam bekerja. Jika saja waktu bisa terulang, saat itu saat lebih memilih untuk bersama kedua anak saya yang masih balita. Ya, penyesalan memang selalu datang terlambat, ya. Sejatinya ini menjadi pembelajaran buat saya.

July 30, 2014

Jurus Pamungkas Mudik dan Lebaran



Alhamdulillah, ramadhan telah selesai. Meskipun sedih karena ternyata waktu terasa begitu cepat sekali berlalu, semoga saja ramadhan ini membawa berkah dan semoga kelak bisa dipertemukan kembali pada ramadhan berikutnya. Aamiin. Selamat Lebaran 1435 H teman-teman, Taqobalallaahu Minna Waminkum, Shiyaman Wa Shiyamakum. 

*****
“Mama, kapan kita mudik ke Bandung?” 

Begitulah pertanyaan yang selalu dilontarkan dengan excited oleh anak-anak saya, Vinka dan Zahran. Tau bahwa sekolah sudah mulai libur dan berita mudik tersebar di mana-mana, maka mereka pun nggak pengin berlama-lama lagi untuk segera mudik. Hihihi, padahal mudiknya deket, Cuma ke Bandung. Tapi tentu saja, bagi anak-anak, hal tersebut adalah sesuatu yang paling ditunggu.

Mudik kali ini masih sama dengan tahun sebelumnya. Ya, karena Ayahnya anak-anak masih dinas di luar kota, otomatis perjalanan mudik pun hanya terdiri dari saya dan anak-anak saya. Tapi walaupun begitu, mudik tetaplah mudik, selalu menjadi hal yang sangat dinantikan.

Saat perjalanan mudik ke Bandung

July 25, 2014

Ramadhan Cinta dengan Citarasa Keju

Masih dalam suasana ramadhan, sejatinya ini menjadi hari-hari yang sangat istimewa bagi setiap keluarga. Ya, selama 11 bulan kerap kali kita sibuk dengan pekerjaan dan kegiatan kita masing-masing, bahkan nggak jarang, kita hanya sebatas numpang tidur saja di rumah saking padatnya jadwal sehari-hari.  Lalu, ketika kita bertemu ramadhan, di sinilah kesempatan kita untuk lebih banyak berkumpul bersama keuarga, setidaknya hingga idul fitri nanti.

Sejatinya begitu ya, teman. Tapi ternyata saya harus berbesar hati ketika 3 kali ramadhan, harus menjalaninya hanya bersama anak-anak tanpa suami di sisi saya. Berat? Awalnya iya, rasanya kangen deh bisa berbuka dan berkumpul bersama sambil bercanda. Tapi, lama-kelamaan, saya belajar menerima dan berusaha bertahan menjalaninya dengan senang. Alhamdulillah.



July 08, 2014

Membangun Spirit Baru dengan Kansai Paint

Ternyata, waktu cepat sekali berlalu, dan ramadhan sudah tiba. Well, begitulah kehidupan, semakin kita terlalu menyibukkan diri, maka waktupun menjadi semakin cepat berputar. Dan semoga saja kesibukan apapun, bisa memberikan banyak manfaat untuk kita. Aamiin. 

Ngomongin soal ramadhan nih, apa coba, ritual yang biasanya dilakukan oleh keluarga selain menyiapkan kolak dan gorengan? Hihihi. Yayaya, itu dari sisi makanan. Kalau untuk rumah, biasanya ada beberapa keluarga yang melakukan perubahan juga untuk rumahnya. Salah satunya melakukan cat ulang untuk rumahnya. Setidaknya, dengan cat baru, ada spirit baru yang bisa dikolaborasikan dengan spirit ramadhan supaya hidup lebih baik. Ciyus Mir? Etdah... Mamah Dedeh mode on :)) 

Sejak menempati rumah ini di tahun 2009, rumah saya baru sekali saja dicat, dan nggak heran kalau sekarang kondisi dinding di rumah sudah mulai mengelupas dan banyak jejak coretan ataupun benturan yang bikin pemandangan jadi nggak asik. Ya, namanya juga masih ada anak-anak yang senang bereksplorasi, nggak heran kalau tembokjadi seperti dinding besar buat mereka dalam mengekpresikan karya dan ide-idenya. Tapi, lama-lama kok, kelihatannya nggak nyaman juga. Dan setelah diskusi penuh perdebatan dengan suami (halah), Insya Allah tahun ini kami akan cat ulang di rumah, terutama ruang tamu dan tengah. Pertanyaannya, cat apaya, kira-kira yang cocok sama kita, terutama kantong :D? Secara ya bo, kemarin itu baru saja bayar uang pendaftaran sekolah Adik Zahran yang mau masuk SD, terus persiapan liburan dan lebaran, jadi kudu di pas kan budgetnya. *kok malah curcol, wkwkwkw. Psstt, kali aja ada yang mau endorse cat :P 

July 01, 2014

Rahasia Kehidupan

Kamu punya rahasia, nggak, selama menjalani kehidupan ini?
Saya yakin setiap orang punya rahasia, baik itu yang terkait masa lalunya, masa kini (pekerjaan, hubungan antar sesama, keluarga, ataupun hal lainnya). Nah, ngomongin soal rahasia, saya share tulisan ringan saja, ya. Lagi nggak punya ide mau nulis apaan, tapi daripada blog ini bulukan, ya udah, mari menulis.

Banyak hal yang mungkin saja telah dialami oleh saya atau teman-teman semua dalam proses menjalani kehidupan ini. Ada yang kisahnya menyenangkan, sedih, haru, bahagia atau lainnya. Namanya juga hidup, kalau rasa kita nggak bermain dalam berbagai kondisi, maka proses belajar belumlah sempurna. 

Rahasia biasanya timbul dari sebuah kejadian atau peristiwa yang menimpa seseorang. Ada yang kasusnya besar, namun ada juga yang ringan-ringan saja. Tapi, ketika akhirnya itu harus menjadi sebuah catatan perjalanan yang nggak perlu terkuak, disitulah peran rahasia muncul. Tapi, kenapa juga mesti ada rahasia, ya? Apakah sepasang suami-istri yang sudah tinggal satu rumah masih merahasiakan sesuatu dari masing-masingnya? Nah, soal ini silakan dijawab masing-masing. Tapi, bukan soal itu yang ingin saya bahas, terlalu sensitif, *ngikik

May 24, 2014

Pelatihan Blog Super Komplit

Assalamualaikum wr wb
Alhamdulillah tak terhingga pada Allah Swt atas semua nikmat selama ini, bahkan hingga detik ini, yang semakin membuat saya tak bisa menampik lagi akan sebuah kebahagiaan yang didasari rasa syukur. ok, nggak usah panjang-panjang prolognya, ya :D

Semenjak KEB berdiri, hingga saat ini, banyak yang telah saya dapatkan seiring dengan berkembangnya KEB itu sendiri. Bagaimana tidak, banyak... banyak sekali hal baru dan pengalaman yang saya dapat berbarengan dengan berkembangnya KEB. Dan ketika semua itu telah memberikan saya banyak pelajaran, sejatinya lah saya harus melakukan lebih banyak lagi, terlebih bagi lingkungan sosial atau minimal orang-orang terdekat. Sudah hukum alam rasanya. The more you give, the more you get....

May 11, 2014

Santika Pool Side BBQ


Senangnya ketika menjadi Blogger, adalah bisa mencoba hal-hal baru dari perusahaan yang baru atapun lama. Ya, anggap saja ini bonus dari hasil ngeblog selama ini, ya. Toh kalau bicara soal rejeki, tulisan kita dikomentari saja sudah rejeki buat kita. Tandanya, blog kita ada yang baca. Gitu, kan? :))

Jumat lalu, 9 Mei 2014 saya mendapatkan undangan dari Hotel Santika Premier Harapan Indah Bekasi bersama 4 orang lainnya dari Blogger Bekasi untuk menghadiri acara Pool Side BBQ. Acaranya sendiri diadakan malam hari di area tepi kolam renang hotel Santika - Sport Club Harapan Indah mulai pukul 18.00 - 22.00 wib. Alhamdulillah, ini adalah undangan kedua dari Santika Premier. Yang pertama adalah, undangan launching hotel tersebut yang dihadiri dan diresmikan langsung oleh Walikota Bekasi, Bapak Rahmat Effendi. Liputannya silakan intip di blog Irma Senja

May 07, 2014

Cat Wangi Buah Apel, Kansai Paint


Pulang  atau sedang berada di rumah dan berharap melihat sekelilingnya bersih, rasanya seperti menemukan sesuatu yang nyaman, sesuatu yang nggak pengin bikin saya beranjak dari ramahnya pemandangan. Secara, saya kan, masih punya anak laki-laki 7 tahun dengan segala mainannya. Jadi, nggak heran kalau setiap hari keadaan rumah seperti kapal pecah. Belum lagi melihat tembok yang kerap kali jadi dinding besar buat anak saya dalam menyalurkan kreativitasnya. Hmm, hanya bisa pasrah deh kalau sudah begitu. Pemandangan tembok jadi runyam, meskipun di dalamnya banyak kreativitas.

Nah, bicara soal coret-coret tembok, beberapa hari lalu saya sempat menghadiri undangan makan siang dari Idblognetwork (IBN), yang kebetulan saat itu akan memberikan Small Workshop Disain Interior bersama Kansai Paint. Maka, dengan senang pula saya berangkat ke Luna Negra restoran yang terletak di Plaza Bapindo, Jakarta Pusat.

April 04, 2014

Shampoo untuk Para Hijabers

Panas, panas, panas...
Udara saat ini seringnya nggak menentu. Lepas dari musim hujan, sepertinya matahari semakin terasa lebih panas dari biasanya. Hasilnya, keringat dengan mudah menetes di badan, tidak terkecuali di daerah kepala. 

Sebagai seseorang yang mengenakan kerudung, daerah kepala seringkali menjadi konsen saya agar kesehatannya tetap terjaga dengan baik. Alih-alih pengin lebih sehat, maka perawatan pun jadi hal yang harus terus dilakukan. Apalagi kalau bukan perawatan ke salon (huh, gaya). Eits, tenang, ke salon juga nggak tiap minggu atau rutin sebulan berapa kali gitu. Pasalnya, kalau inget saja, hahaha. Nah, kalau modelnya seperti itu, gimana bisa menghasilkan rambut yang sehat dan indah. Apalagi dalam aktivitas sehari-hari, saya memang menggunakan kerudung saat keluar rumah. Boro-boro  rambut dan kulit kepalanya sehat, malah kerap kali daerah kepala lebih rentan lembab. Hasilnya? Rontok deh. Nggak heran, rambut saya tipis dan akhirnya memilih style pendek saja.

March 28, 2014

Napas Dulu, Yuk.


Sebelum baca tulisan ini, saya sarankan teman-teman untu tarik napas dulu. Siapa tau dengan bernapas, lebih bisa mencerna tulisan saya yang kadang suka sulit dipahami bagi sebagian orang. 

Seringkali dalam sebuah pembicaraan, sebutlah antara dua manusia, kadang kita menjadi lupa untuk mengambil jeda sebelum akhirnya memutuskan untuk mengeluarkan pendapat kita. Hal ini bisa saja menimbulkan perspektif berbeda, dan parahnya bisa bikin dua-duanya sewot. Alih-alih pengin menjadi teman curhat yang baik, kok malah jadi adu argumen. Pernah berada dalam situasi kaya gitu? Yes, saya pernah.

Dari pengalaman tersebut, saya kembali mereview apa yang terbaik yang bisa saya dapatkan. Ternyata, menarik napas itu adalah sebuah teknik yang wajib terus diaplikasikan karena ampuh adanya. Ya, sesimpel itu. Tarik napas, hembuskan sambil melepaskan dan menghirup energi baru. Apalagi ketika kita sedang berbicara dengan teman, saudara atau pasangan kita, tarik napas adalah jeda yang paling efektif agar kita terhindar dari ngoto-ngototan. Sayangnya, kadang kita suka nggak sabaran. Bukannya mengambil jeda, kita malah jadi ingin buru-buru mengungkapkan pendapat kita, seperti nggak sabaran memotong pembicaraan lawan kita karena merasa punya pandangan lain tentang tema yang dibahas.

March 19, 2014

Buat Apa Asuransi? Saya Sehat, Ko



Sebenarnya, tulisan ini masih sedikit nyambung dengan tulisan saya sebelumnya di Blog Inspirasi Mama. Etapi, apa kaitannya dengan judul Asuransi, Mir? Jadi gini… 

Pernah kan, ditawari sebuah produk oleh sales, salah satunya asuransi? Mungkin sama seperti teman-teman lainnya, toh saya merasa sehat, untuk apa saya buang-buang duit bikin asuransi. Alhamdulillah, selama ini pun saya jarang sakit, kalau cuma flu atau demam, dengan istirahat cukup, Insya Allah bisa kembali membaik. Begitulah pikir simpel nya saya. Suka atau tidak, daripada nyimpen uang di asuransi, mending saya simpan uangnya dengan berinvestasi, bisa investasi LM, reksadana, atau apapun itulah. 

Ilustrasi gambar (dulu) saat malas mendengarkan presentasi jika ditawari asuransi (*mukanya engga banget ya, flat tak bertujuan wakakakak)

March 16, 2014

Mandiri itu, Penting!



Sejak suami saya dinas di luar kota, saya dituntut untuk lebih mandiri dalam segala hal. Mulai dari urusan dapur, anak-anak dan urusan lain seperti ngecek genteng bocor, angkat galon, paku-pakuan, bahkan hal-hal lain yang kadang membutuhkan tenaga dan pikiran lebih banyak. Meskipun begitu, hal yang paling utama yang saya jaga dengan suami adalah terus berkomunikasi. Bagaimanapun, setiap kali mengambil keputusan, ya nggak mungkin saya ambil langkah secara mandiri. Karena itu, setiap hari kami nggak pernah melewatkan minimal 15 menit untuk berkomunikasi melalui telepon dan membahas apa saja, termasuk membahas kasih sayang. Eh, kok dibahas :D

Apalagi kalau sudah menyangkut soal dapur dan keperluan sehari-hari. Karena saat ini suami saya sebagai pencari nafkah utama, sementara saya sifatnya membantu, maka segala lalu lintas keuangan pun dilakukan melalui rekening. Suka atau enggak, memiliki rekening di bank menjadi penting untuk saya dan suami yang terpisah jarak. 

Luarbiasanya nih, dunia perbankan saat ini pun berkembang pesat dengan terobosan produk-produknya. Seperti hal nya internet yang menjadi candu bagi sebagian orang, maka mau nggak mau, perusahaan-perusahaan besar pun, khususnya yang di dalamnya ada transaksi seperti bank, akan menggunakan berbagai fitur untuk memudahkan konsumennya. Contoh kecil, kalau jaman dulu banget, mau transfer uang harus melalui kantor pos atau wesel. Kemudian berkembang dengan penggunaan melalui ATM. Nggak mau ketinggalan, fitur dari berbagai bank pun merambah ke dunia online, hingga akhirnya lebih mendekat pada alat yang kita gunakan sehari-hari, yaitu handphone atau gadget dan smartphone. Yup, sebuah fitur yang paling praktis untuk orang yang super sibuk atau emak yang suka rempong kaya saya nih :D.

March 03, 2014

Blogger's Factory Visit to Sharp


Beberapa waktu lalu, saya bersama suami sempat melihat-lihat barang elektronik di sebuah mall di kawasan Bekasi. Ada rencana mau membeli sebuah televisi nih, karena televisi di rumah sudah mulai menampakkan gejala “udzur” nya. Setelah hunting seharian, ternyata kami belum menemukan sebuah televisi dengan merk yang pas. Maklumlah, saat ini merk-merk elektronik kan, banyak banget. Dan hasilnya gimana, belum jadi beli tv-nya, karena ternyata tv di rumah kembali bersahabat meski masih khawatir “udzur” lagi J

Ngomongin soal merk elektronik, pernah membayangkan nggak, bahwa barang-barang yang kita lihat tersebut, yang dipampang di etalase-etalase toko itu, seperti apa prosesnya, sebelum akhirnya terpampang  sebagai barang –barang elektronik seperti  tv, lemari es, mesin cuci dan sebagainya. Saya sendiri suka kepo juga, gimana sih daleman pabriknya itu, atau apa saja bahan-bahannya.

Beruntung ketika saya bersama empat orang teman dari Blogger Bekasi diberi kesempatan untuk melakukan Factory Visit ke salah satu pabrik di kawasan Karawang. Jujur saja, ini kesempatan langka, karena yang mengundang kami pun bukan brand sembarangan.


February 24, 2014

Jatuh Cinta sama E-Cook Lock & Lock


Hujan sejak pagi, Sabtu tanggal 22 Februari lalu, ternyata nggak bikin saya diam di rumah. Tadinya saya dan anak-anak mau ke Bogor buat ikutan acara IFA, tapi melihat kondisi Zahran yang masih batuk pilek, akhirnya saya memilih ke Lebak bulus saja buat hadir di acara Lock & Lock dan nyimak acara Cooking Demo, Bergaya Hidup Sehat bareng Chef Kong's. Aeh, namanya "Kong's"? Kenapa ya? Ternyata, menurut pengakuang Chef, nama tersebut disesuaikan dengan badannya yang besar. Pantes, Chef :))

Bareng Chef Kong dan Adik Zahran, Foto : Kakak Vinka
Sebelumnya, saya pengin berterima kasih sama Cicha, teman blogger yang lama kenal dan akhirnya diketemukan di acara tersebut. kebetulan mak Cicha bagian dari tim Lock & Lock, brand yang mengadakan acara demo masak tersebut. Alhasil, acara tersebut jadi ajang kopdar juga buat saya dan emak blogger lainnya.
Kiri bareng mak Cichaz, kanan bareng mak Nike Dwi

February 03, 2014

Saat Lapar Nggak Jadi Masalah.


Musim hujan sepertinya masih belum bisa diprediksi dengan tepat kapan akan berakhir. Meskipun BMKG mengatakan, perkiraan semua ini berlangsung hingga Maret, rasa-rasanya kita semua wes pasrah saja. Terlebih lagi untuk wilayah-wilayah yang terkena banjir, mereka masih harus siaga, setidaknya sampai musim hujan benar-benar selesai.

Beralih dulu dari berita banjir, kali saya pengin sharing sedikit soal makanan nih. Tiba-tiba saja saya kepikiran pengin punya blog yang isinya foto-foto makanan. Jujur saja, saya ndak bisa masak (baca : masak secara profesioal). Kalau Cuma masak tumis-tumisan sampai opor ayam sih, Insya Allah bisa, meskipun sesudahnya dapur jadi berantakan, hihi. Abisnya suka ngiler kalau lihat teman-teman yang berhasil bikin ini itu, terus difoto dan diupload ke blog. Apalagi makanan-makanan ala resto gitu, hadeeuuh, kalau saya sejago itu pastinya suamiku nambah cinta deh, *ambilkaca hahahaa.

Karena mampunya cuma bisa masak maksimal opor ayam atau rendang, dan ketika lagi pengin makanan ala resto timbul, alhasil saya order deh ke resto-resto yang jadi favorit. Sayangnya, kalau pas saya mau order, saya harus ngecek dulu ke 108, nanyain nomer telponnya, terus telpon dan bicara dengan customer care nya, order deh. Mayan makan pulsa juga, *dasarpelit, ahahah. Namanya juga emak-emak, makan enak tetap ngirit itu tetap jadi prioritas, bo.


Beruntungnya kenal dunia internet atau google yang sekali klik bisa langsung dapat sejuta info. Nggak sengaja nemu web nya foodpanda. Dari namanya unik juga sih, plus gampang diingat. Penasaran, saya buka-buka. Wohooo, pucuk dicinta ulam pun tiba. Berasa nemu sesuatu yang briliant. Ternyata foodpanda itu adalah fasilitas food delivery. Dan makanan yang bisa diorder di sana bervariasi. Cocok, karena ada makanan-makanan yang jadi favorit saya dan keluarga, seperti Pizza Hut, Burger King, Resto Leko, Chopstix dan lain-lain. Praktisnya lagi, ya cukup dengan menghubungi no telpon yang ada di situ deh, nggak perlu lagi nanya-nanya 108. Wilayahnya juga tersebar di Jabodetabek. Musim hujan gini, kalau lagi bosen masak di rumah, sesekali order makanan ala resto, boleh juga kali ya. Yang punya gadget dengan aplikasi android, download juga deh di play store, kali aja pas darurat, foodpanda bisa jadi solusi yang pas.


February 01, 2014

Cantik dan Sehat dengan Air


Hari ini agenda saya hanya menikmati waktu di rumah saja, sekalian mengistirahatkan badan yang beberapa terakhir ini lumayan cukup banyak berkegiatan. Memangnya tiap hari pergi ya, Mir? Engga juga sih, tapi dirasa-rasa saat ini saya memang butuh istirahat. Kenapa? Karena maag saya sedang kumat. Hihi, ketahuan ya, harus kena sakit dulu, baru deh bisa diem di rumah.

Tapi, menikmati saat di rumah juga bukan sesuatu yang membosankan buat saya. Meskipun pada saat anak-anak sekolah, rumah terasa sepi karena hanya ada saya saja sendiri. Begini nih kalau akhirnya harus nerima kenyataan anak-anak kita terus bertumbuh, mereka akan mulai menikmati dunianya masing-masing yang tidak bisa kita atur-atur lagi seperti kita menjaganya waktu bayi. Ah,  tiba-tiba saya kembali membuka album kenangan masa kehamilan kedua anak saya. Keduanya memiliki kenangan dan kisah-kisah tersendiri.

Hamil pertama, saya berpacu dengan skripsi kuliah, dan kehamilan kedua... saya berpacu dengan pekerjaan kantoran. Suka heran sendiri juga nih, orang yang sedang hamil ko, bisa memiliki kekuatan dua kali lipat dibandingkan sebelum hamil? Padahal dengan beban perut yang semakin membesar, bumil alias ibu yang sedang hamil suka  terbentur dengan masalah metalnya sendiri. Ada yang dengan senang hati menjalaninya, namun tak jarang juga, ada yang terpaksa harus menyiapkan waktu lebih banyak di rumah karena kondisi fisik yang kurang seimbang. See? Hamil itu bukan perkara yang mudah, saudara-saudara. That’s why, sayangilah para istri kalian, wahai suami (eh...)

January 23, 2014

Mengenal Dinosaurus Lewat Film


Saat liburan sekolah anak-anak beberapa waktu lalu, biasanya saya selalu mengajak mereka untuk melakukan hal-hal yang disukainya. Apalagi kalau bukan berenang atau nonton film. Meski memasuki musim hujan, kayanya nggak jadi hambatan buat Vinka dan Zahran untuk main air seharian. Setelah kegiatan utama, yaitu berenang sudah dijalankan, biasanya mereka minta nonton ke bioskop, alhasil kami pun berencana melanjutkan hari dengan menonton. Sayangnya saat itu di bioskop nggak ada film yang cocok, karena anak-anak saya khususnya Zahran lebih senang film-film yang bercerita action dan petualangan.

Karena kesukaan menonton film, saat di televisi yang isinya hanya acara-acara kurang baik untuk ditonton anak-anak, biasanya Vinka dan Zahran lebih suka browsing-browsing ke you tube. Itu pun hanya untuk weekend saja. Hari-hari biasanya, saya jarang memberikan akses internet. Dan saat browsing tersebut, yang dicari pastilah film anak-anak, film fantasi yang edukatif. Iya lah, masa film Pirates Carribian :D. So far, saya pun selalu memantau saat mereka nonton via you tube. Gimanapun, saya masih tetap menjadi satpam di rumah, lho. Jaga-jaga juga kalau anak-anak pengin nanya tentang filmnya, atau mengarahkan mana yang sebaiknya ditonton atau engga oleh mereka.

“Apapun film nya, yang penting ada cemilan”, gitu deh slogan yang tepat buat saya dan keluarga, hihiy.

Nonton film, mau di bioskop ataupun di rumah, nggak betah kalau nggak ada camilan. Karena hal tersebut  jadi salah satu langkah kita sekeluarga untuk fokus menonton filmnya. Unik, memang. Apalagi Zahran, kalau sudah ditawarkan makanan, pasti deh mesti ada syarat wajibnya. Apalagi kalau bukan es krim. Mau musim hujan atau bukan, hobinya makan es krim memang lumayan kuat, meskipun sedikit boros di kantong, hehehe. Nggak apa-apa deh, emaknya juga suka, soalnya. *beugh, sama aja :D