February 24, 2014

Jatuh Cinta sama E-Cook Lock & Lock


Hujan sejak pagi, Sabtu tanggal 22 Februari lalu, ternyata nggak bikin saya diam di rumah. Tadinya saya dan anak-anak mau ke Bogor buat ikutan acara IFA, tapi melihat kondisi Zahran yang masih batuk pilek, akhirnya saya memilih ke Lebak bulus saja buat hadir di acara Lock & Lock dan nyimak acara Cooking Demo, Bergaya Hidup Sehat bareng Chef Kong's. Aeh, namanya "Kong's"? Kenapa ya? Ternyata, menurut pengakuang Chef, nama tersebut disesuaikan dengan badannya yang besar. Pantes, Chef :))

Bareng Chef Kong dan Adik Zahran, Foto : Kakak Vinka
Sebelumnya, saya pengin berterima kasih sama Cicha, teman blogger yang lama kenal dan akhirnya diketemukan di acara tersebut. kebetulan mak Cicha bagian dari tim Lock & Lock, brand yang mengadakan acara demo masak tersebut. Alhasil, acara tersebut jadi ajang kopdar juga buat saya dan emak blogger lainnya.
Kiri bareng mak Cichaz, kanan bareng mak Nike Dwi

February 03, 2014

Saat Lapar Nggak Jadi Masalah.


Musim hujan sepertinya masih belum bisa diprediksi dengan tepat kapan akan berakhir. Meskipun BMKG mengatakan, perkiraan semua ini berlangsung hingga Maret, rasa-rasanya kita semua wes pasrah saja. Terlebih lagi untuk wilayah-wilayah yang terkena banjir, mereka masih harus siaga, setidaknya sampai musim hujan benar-benar selesai.

Beralih dulu dari berita banjir, kali saya pengin sharing sedikit soal makanan nih. Tiba-tiba saja saya kepikiran pengin punya blog yang isinya foto-foto makanan. Jujur saja, saya ndak bisa masak (baca : masak secara profesioal). Kalau Cuma masak tumis-tumisan sampai opor ayam sih, Insya Allah bisa, meskipun sesudahnya dapur jadi berantakan, hihi. Abisnya suka ngiler kalau lihat teman-teman yang berhasil bikin ini itu, terus difoto dan diupload ke blog. Apalagi makanan-makanan ala resto gitu, hadeeuuh, kalau saya sejago itu pastinya suamiku nambah cinta deh, *ambilkaca hahahaa.

Karena mampunya cuma bisa masak maksimal opor ayam atau rendang, dan ketika lagi pengin makanan ala resto timbul, alhasil saya order deh ke resto-resto yang jadi favorit. Sayangnya, kalau pas saya mau order, saya harus ngecek dulu ke 108, nanyain nomer telponnya, terus telpon dan bicara dengan customer care nya, order deh. Mayan makan pulsa juga, *dasarpelit, ahahah. Namanya juga emak-emak, makan enak tetap ngirit itu tetap jadi prioritas, bo.


Beruntungnya kenal dunia internet atau google yang sekali klik bisa langsung dapat sejuta info. Nggak sengaja nemu web nya foodpanda. Dari namanya unik juga sih, plus gampang diingat. Penasaran, saya buka-buka. Wohooo, pucuk dicinta ulam pun tiba. Berasa nemu sesuatu yang briliant. Ternyata foodpanda itu adalah fasilitas food delivery. Dan makanan yang bisa diorder di sana bervariasi. Cocok, karena ada makanan-makanan yang jadi favorit saya dan keluarga, seperti Pizza Hut, Burger King, Resto Leko, Chopstix dan lain-lain. Praktisnya lagi, ya cukup dengan menghubungi no telpon yang ada di situ deh, nggak perlu lagi nanya-nanya 108. Wilayahnya juga tersebar di Jabodetabek. Musim hujan gini, kalau lagi bosen masak di rumah, sesekali order makanan ala resto, boleh juga kali ya. Yang punya gadget dengan aplikasi android, download juga deh di play store, kali aja pas darurat, foodpanda bisa jadi solusi yang pas.


February 01, 2014

Cantik dan Sehat dengan Air


Hari ini agenda saya hanya menikmati waktu di rumah saja, sekalian mengistirahatkan badan yang beberapa terakhir ini lumayan cukup banyak berkegiatan. Memangnya tiap hari pergi ya, Mir? Engga juga sih, tapi dirasa-rasa saat ini saya memang butuh istirahat. Kenapa? Karena maag saya sedang kumat. Hihi, ketahuan ya, harus kena sakit dulu, baru deh bisa diem di rumah.

Tapi, menikmati saat di rumah juga bukan sesuatu yang membosankan buat saya. Meskipun pada saat anak-anak sekolah, rumah terasa sepi karena hanya ada saya saja sendiri. Begini nih kalau akhirnya harus nerima kenyataan anak-anak kita terus bertumbuh, mereka akan mulai menikmati dunianya masing-masing yang tidak bisa kita atur-atur lagi seperti kita menjaganya waktu bayi. Ah,  tiba-tiba saya kembali membuka album kenangan masa kehamilan kedua anak saya. Keduanya memiliki kenangan dan kisah-kisah tersendiri.

Hamil pertama, saya berpacu dengan skripsi kuliah, dan kehamilan kedua... saya berpacu dengan pekerjaan kantoran. Suka heran sendiri juga nih, orang yang sedang hamil ko, bisa memiliki kekuatan dua kali lipat dibandingkan sebelum hamil? Padahal dengan beban perut yang semakin membesar, bumil alias ibu yang sedang hamil suka  terbentur dengan masalah metalnya sendiri. Ada yang dengan senang hati menjalaninya, namun tak jarang juga, ada yang terpaksa harus menyiapkan waktu lebih banyak di rumah karena kondisi fisik yang kurang seimbang. See? Hamil itu bukan perkara yang mudah, saudara-saudara. That’s why, sayangilah para istri kalian, wahai suami (eh...)