August 22, 2014

Akhirnya, Punya Kacamata Baru

"Kau datang dan pergi sesuka hatimu…" ceritanya sambil nyanyi-nyanyi. Ya, begitulah saya. Karena keteledoran, atau entah alasan apa lagi, beberapa kali saya memiliki sebuah benda, dan paling disukai, akhirnya hilang. Apalagi, kalau bukan kacamata minus.

Sejak SMU saya memang sudah memakai kacamata dengan minus setengah. Seiring dengan berjalannya waktu, dan karena nggak betah dengan benda yang nyangkut di area hidung dan mata saya, yang memungkinkan akan mengurangi "ke-kecean" saat itu, minus pun bertambah dan terakhir mentok di ukuran sebelah kanan 1.75 dan kiri 1.5. Itu berdasarkan pemeriksaan menggunakan komputer. Jadinya, kalau pakai ya, kalau lagi inget dan saat kegiatan malam hari. 

Entah berapa buah kacamata minus idola yang pas di wajah saya dan paling saya sukai, hilang. Kalau bukan karena lupa nyimpen, pastinya ketinggalan di suatu tempat. Makanya, mungkin beberapa teman tau betul kebiasaan saya menyimpan kacamatan di atas kepala, ya itu tadi, biar nggak lupa. Meskipun kadang suka lupa juga saat itu kacamata ada di kepala. Sambil kebingungan, nanya-nanya "kacamatku mana, ya?" ehalah… pikun tingkat dewi. 

Belum lama ini, kacamata yang saya sukai, hilang juga. Terakhir kali saya pakai di salah satu mall Bekasi. Karena keasikan ketemu teman-teman arisan, terus foto-foto welfie, yak…hilang deh tuh. Sudah ndak kaget lagi, mau gimana lagi. Ternyata, teledor masih aja bergelayut dalam diri saya, hihihi. Malah, komentar teman saya, "biar nggak hilang, pakai tali aja, Mir". Iya, komentar yang sama setiap kali saya update status soal kehilangan kacamata. *nyengir mesem.

Kacamata yang hilang

August 18, 2014

Anak Semakin Cerdas dengan StimuLearn



Menjadi Blogger memang suatu kegiatan yang menyenangkan, selain mampu menuangkan gagasan ke dalam sebuah tulisan, saya juga selalu menjadi yang tercepat mengetahui berita-berita yang terbaru. Karena biasanya, kami selalu mendapatkan undangan untuk acara-acara launching sebuah produk.

Nah, beberapa waktu lalu saya mendapatkan undangan untuk menghadiri sebuah launching yang diselenggarakan oleh Dancow di The Crown Plaza hotel. Tanpa berpikir panjang, saya pun mengiyakan untuk hadir di acara tersebut.



Dalam acara ini, dihadiri oleh beberapa pakar gizi dari Dancow parenting Center, dan juga pasangan selebriti, Indra Bekti dan Dilla sang Istri. 


August 13, 2014

Karena Aku, Superhero Bagi Kalian

Alhamdulillah ramadhan beberapa waktu lalu, anak-anak libur lebih lama dari biasanya, karena sekaligus libur kenaikan sekolah. Senang sekali, karena dengan begitu saya bisa lebih dekat dengan anak-anak. Bicara soal kedekatan dengan anak-anak, saya jadi ingat pengalaman beberapa tahun saat bekerja dan harus meninggalkan kedua anak saya bersama neneknya. Saat itu saya memang nggak mau mengambil jasa baby sitter, dan untuk mencari seorang asisten rumah tangga pun agak kesulitan. Meski dengan berat hati karena khawatir merepotkan, Alhamdulillah nenek (Mama saya) nggak keberatan membantu menjaga kedua anak saya. Hiks, maafkan aku yang selalu merepotkanmu ya, Ma.

Dalam perjalanan waktu tersebut, saya akui bahwa ada beberapa momen bersama anak saya yang saya lewatkan. Pertumbuhan atau mungkin hal-hal yang harusnya menjadi momen pertama untuk saya, terpaksa terlewatkan begitu saja. Resiko ibu bekerja, mau gimana lagi, kan? Setiap hari saya mengalami perasaan dilema, terkadang saya juga sampai menangis dalam perjalanan menuju ke kantor. Dan tentu saja di kantor pun akhirnya saya kurang konsentrasi dalam bekerja. Begitulah setiap hari yang saya rasakan. Kesal sama diri sendiri, marah, tapi saat itu saya belum bisa melakukan apa-apa selain terus menjalankan ikhtiar saya dalam bekerja. Jika saja waktu bisa terulang, saat itu saat lebih memilih untuk bersama kedua anak saya yang masih balita. Ya, penyesalan memang selalu datang terlambat, ya. Sejatinya ini menjadi pembelajaran buat saya.