October 31, 2014

Saat Weekend Tiba...

Seperti judul di atas, saat weekend tiba, pasti banyak dari kita yang menghabiskan waktu bareng keluarga. Meskipun saya yakin juga sebagiannya ada yang masih harus bersibuk ria dengan kegiatan lain atau urusan kerja. Sebagai emak yang ngakunya seorang "freelancer", saya sih selalu memilih salah  satu weekend untuk saya habiskan bersama anak-anak. Karena, sejak "sok eksis" di ranah media online, kerap kali selalu mendapatkan undangan acara di saat weekend yang menuntut saya harus hadir. Tapi, itu juga saya sesuaikan kegiatannya, alias engga memaksakan diri. 

Kalau ditanya saat weekend tiba, ngapain dan kemana, Jujur saja saya bingung. Karena tempat saya menghabiskan waktu bersama keluarga standar banget, yaitu mall. Mall nya di mana? Engga jauh-jauh juga seputaran Bekasi. Kecuali kalau udah niat banget mau mencari sesuatu yang berbeda, biasanya saya mengajak anak-anak ke daerah pusat kota Jakarta. Apalagi kalau di JCC ada pameran dan acara seru lainnya. Atau, melipir ke kota Bogor dan mencari suasana yang lebih  terbuka alias, suasana alam. 

Banyak sih, pilihan untuk menghabiskan waktu weekend bersama keluarga. Dan meskipun jatuhnya ke mall lagi, yang penting kualitas bersama dengan anak-anak tetap jadi yang utama. Niatnya bukan memanjakan mereka untuk main di "taim jon" atau jajan nggak jelas sih. Saya dan suami bukan  tipe orangtua yang terlalu tegas banget sama anak-anak, yang penting pendekatan, bicara dan bercanda bareng tentang segala hal saat bersama, itu yang menjadi poin utama.

October 15, 2014

Kenapa Harus Asuransi?

"Helo!" Lama-lama kesal juga nih, diteleponi sales yang menawarkan produk asuransi. Hih!, dipikir waktu eke banyak apa, ngeladeni mereka dengan bahasanya yang tanpa titik koma. Bo! Kalau eke belum mau, ya, udah! Jangan maksa terus, pleiis deh!.

Begitulah reaksi saya, dulu... waktu sering ditelepon oleh sales asuransi.

Mendengar kata asuransi, saya yakin teman-teman sudah sangat familiar. Namun, nggak sedikit juga, yang merasa alergi. Hihi, kenapa coba sampai alergi? Biasanya ini disebabkan karena ketidak tauan kita, plus ditambah lagi para sales yang kerap kali menawarkan asuransi dengan gaya khas marketingnya masing-masing.

Saya pun, awalnya sama sekali engga tertarik untuk membuat asuransi. Buat apa? Toh saya sehat, usia saya juga masih muda, kok. Cie, cie.

Tapi kenyataannya, tak kenal maka tak sayang. Apalagi tingkat pengetahuan kita yang minim, tapi karena ke "sok" tahuan kita, kita kerap kali mengabaikan apa yang menjadi kebutuhan kita.

Asuransi, bikin bangkrut! Asuransi buang-buang duit! Bisa jadi itu yang ada dalam pikiran teman-teman saat ini. Tapi apakah teman-teman menyadari, bahwa kehidupan itu sangatlah beresiko? Hari ini kita sehat, siapa bisa menebak tiba-tiba besok kita terkapar lemas tak berdaya? Sungguh kehidupan itu sendiri adalah misteri.

Nah, sebagai manusia yang memiliki akal pikiran, kita selalu berpikir ingin senang dan bahagia. Tapi, bagaimana kita bisa bahagia jika resiko di depan mata kita, belum kita antisipasi. Apa yang akan terjadi pada anak-anak kita jika hal terburuk menimpa kita? Naudzubillah hi mindzalik. Saya sendiri suka merinding membayangkannya. Saya selalu berharap saya dan suami bisa tetap sehat sampai anak-anak kami menikah dan memiliki keluarga.

Itulah sebabnya, sedia payung sebelum hujan. Banyak orang yang belum ngeh terhadap asuransi, banyak yang masih berpikir sehat saat ini. Tapi masih sedikit yang berpikir untuk mengalihkan resiko. Asuransi engga seribet yang dibayangkan , kok. Mulai dengan cara pandang teman-teman, deh. Ambil asuransi karena kebutuhan kita akan pengalihan resiko, Bukan karena paksaan sales atau teman yang jadi freelance di asuransi. Cari tau tentang asuransi, dan temukan asuransi yang pas untuk kebutuhan kita. Dengan begitu, memiliki asuransi bukanlah sesuatu yang menakutkan, bukan sesuatu yang akan bikin kita bangkrut, tapi justru menolong kita dalam situasi yang tidak pernah bisa kita tebak.


October 02, 2014

Hari Batik Nasional

Dear Sahabat .... Selamat Hari Batik Nasional



Banggalah dengan budaya Indonesia, batik dengan aneka jenis dan kualitas yang kita miliki, layak sekali menjadi produk nomor satu menjelang MEA. Hihihi, mari kita bermimpi besar untuk bangsa Indonesia. Selamat Hari Batik Nasional