December 09, 2015

Lunar Dream Project, Jalan-jalan Ke Bulan Bareng Pocari Sweat


Musim hujan sudah tiba, artinya kudu pintar-pintar menjaga kesehatan. Enggak sedikit juga dari kita yang  langsung terkena flu, batuk, pilek, plus demam. Penyakit mainstream sih istilahnya ya, hihi. Tapi ya tetap enggak nyaman juga saat itu menimpa kita. That’s why guys, meski cuaca dingin, usahakan badan terus bergerak, alias olahraga.

Saat olahraga, tubuh kita pasti berkeringat. And as I know, saat kita berkeringat, banyak manfaat yang kita dapatkan. Mulai dari melancarkan sirkulasi darah, mengurangi racun tubuh, mencerahkan wajah, membakar kalori of course, dan beberapa manfaat lainnya. Tapi, apa jadinya jika volume keringat/ cairan yang kita keluarkan justru lebih banyak dari cairan yang kita konsumsi. Ini yang harus diwaspadai. Kehilangan ION dalam tubuh kita bisa bikin dehidrasi lho. Dan dehidrasi juga salah satu penyebab  yang bisa mengakibatkan cedera tubuh. Aduh, serem deh.

Sempatkan olahraga, kapan dan dimana saja

POCARI SWEAT Minuman Pengganti ION Tubuh

Nah, ngomongin Pocari Sweat, pasti udah pada tau lah ya. Minuman isotonik ini dibuat berdasarkan penelitian ilmiah Otsuka Pharmaceutical di Jepang. Bahan-bahan yang terkandung di dalam Pocari Sweat adalah ION yang justru dibutuhkan tubuh karena memiliki fungsi penting bagi tubuh. Misalnya saja kandungan natrium dalam Pocari Sweat, natrium merupakan kation terpenting dalam tubuh dan berfungsi untuk mempertahankan tekanan osmotik tubuh dan memelihara cairan ekstraseluler dalam keadaan konstan. Sementara kalium dalam Pocari Sweat memiliki peran penting untuk pembentukan saraf dan perangsangan otot serta penghantaran impuls listrik. Selain itu, Pocari Sweat juga tidak mengandung bahan-bahan tambahan seperti pengawet, soda, dan kafein, jadi aman untuk dikonsumsi sehari-hari. (Sumber)

September 13, 2015

Pengalaman Baru dengan Economy Premium Class Singapore Airlines

Oke, sebelumnya saya mau bilang kalau saya bukan seorang Travel Blogger akut, meskipun sangat senang jalan-jalan, tapi masih serba terbatas. Iyaah, terbatas dengan rutinitas yang kayanya enggak ada habisnya deh. *sok sibuk. Lalu, beberapa hari lalu saat saya mendapatkan undangan dari Singapore Airlines untuk launching new seat Economy Premium Class, mendadak hasrat traveling saya membuncah. *apaan sih bahasanya. Ya gitu deh, saya dibuat ngiler akut sama SQ.

Bertempat di West mall Grand Indonesia, saya bersama Kumpulan Emak Blogger (KEB) berkesempatan untuk mencoba seat economy premium class nya Singapore Airlines. Bukan, bukan naik pesawatnya langsung, tapi seatnya yang sengaja dihadirkan ke tengah-tengah kami, di atrium Fountain mall GI. (*ooooo, penonton kecewa). Kalau dibayangkan dengan komposisi pesawatnya sih, saya yakin posisi yang saya duduki itu, memang nyaman dengan sisi dinding warna natural elegan. Mungkin persis dengan yang suka dipamerin sama Syahrini gitu. Bukan fasilitasnya ya, minimal nuansa warna sekitar seat nya, hahahaa.

Kelas Ekonomi Premium juga akan secara bertahap diperkenalkan ke sektor – sektor rute penerbangan lainnya, termasuk Beijing, Delhi, Hong Kong, Frankfurt, London, Mumbai, New York, Shanghai, Tokyo, dan Zurich di akhir 2015 dan awal 2016. Para pelanggan bisa mengunjungi www.singaporeair.com untuk mengetahui jadwal penerbangan terbaru dan detail mengenai harga tiket untuk kelas kabin terbaru. 

August 29, 2015

Cinema Jam 5K Run

Siapa sih yang nggak mau sehat? Pasti diantara kita semua selalu mengharapkan, bahwa sekarang atau nanti, kita selalu dalam keadaan sehat wal’afiat. Aamiin. Dan kalau bicara kesehatan, artinya kudu rajin olahraga. Dan banyak di sekeliling kita yang saat ini sudah mengubah olahraga yang tadinya hanya untuk kebutuhan sehat, nyatanya saat ini telah menjadi gaya hidup yang asik. Contohnya ; olahraga lari dan yoga. Pasti sudah sering dengar dong ya, begitu banyak lomba-lomba lari atau acara yoga besar-besaran baik yang diadakan oleh komunitas maupun oleh sponsor sebuah brand. Positifnya, makin ke sini makin banyak yang termotivasi untuk berolahraga. 

Nah, sekarang ngomongin olahraga lari. Kali ini Cinema Jam Jkt juga mengajak kamu semua buat ikutan Cinema Jam 5k Run yang akan diselenggarakan di Plaza Tenggara Senayan, tanggal 30 Agustus 2015, mulai jam 6.30. Pendaftarannya sendiri sudah dimulai sejak 1-29 Agustus. Artinya, masih ada waktu nih buat mendaftar dan ikutan lombanya. 

August 14, 2015

Menerima Judgement

Judgement atau dalam bahasa Indonesianya penilaian, seingkali mengarah pada hal atau kalimat yang kurang meng-enakkan (menurut gue). Jarang sekali kata judge nemplok dalam pemahaman yang lebih positif (menurut gue lagi). Biasanya yang sering terdengar, “Lo jangan asal nge-judge dong.” Atau “Please, don’t  judge me.” Ah apalah, itu sih sepemahaman saya aja, kalau ada kurang atau mau nambahi, boleh.

Hanya saja, judge itu makin nggak asik ketika diidentikan dengan hal-hal yang sebenarnya bukan menjadi ciri khas seseorang yang harus dipatenkan. Misalnya begini, saya mau curhat sambil mojok dulu ya.


Dalam sebuah pertemanan/ sekumpulan orang-orang/ komunitas, kita saling mengenal satu sama lain melalui proses.Kita menyamakan kualitas, dan mungkin berusaha menyatukan kuantitas,  Namun karena kesibukan satu dan lainnya, terkadang intensitas pertemuan pun semakin berkurang. Dulu, jaman saya masih pelaku MLM, lingkaran pertemanan saya hampir semuanya pelaku MLM. Tapi, di luar lingkaran tersebut, saya juga punya sahabat-sahabat di lingkaran kecil yang masih intens sampai sekarang.

June 22, 2015

Iftar Peduli TDA Bekasi

Assalamualaikum wr wb


Jika selama ini kita telah banyak mendapatkan nikmatNya, jangan pernah berbangga hati bahwa semua itu hasil kerja keras kita sendiri. Pahamilah, bahwa... siapa tau saat kita sedang sedih, sedang terpuruk ataupun sedang tak bisa apa-apa, ada banyak doa yang tercurah dari orang-orang yang pernah kita tolong, orang-orang yang pernah kita bantu saat mereka kesulitan. Dan siapa tau, ada doa anak yatim yang membuat kita bisa bertahan sampai detik ini. Saatnya kita membantu mereka, dan berbagi kenikmatan. Insya Allah, sekecil apapun amalan kita, akan menjadi pahala bagi kita. Aamiiin. 

Iftar peduli kali ini diselenggarakan oleh komunitas TDA Bekasi, dengan Insya Allah, 3 tempat yang akan kita Iftarkan, bersama 1000 Anak Yatim & Duafa sekaligus pemberian santunan, antara lain

1. Iftar Pertama : Sabtu, 27 Juni 2015 Pondok Pesantren Assalafiyah Attaqwa, Tanjung Air, Babelan, Bekasi Utara.
2. Iftar keduaKedua : Sabtu, 4 Juli 2015 TPA Yayasan Annaba, Mustika Jaya, Bekasi Timur.
3. Iftar Ketiga : Senin, 10 Juli 2015 Panti Asuhan Tahfidz Qur'an An-Nuriyyah, Mangun Jaya, Tambun Selatan

Santunan per paket untuk Buka Puasa & Santunan Anak Yatim & Duafa ini sebesar Rp. 150.000 per paket.

Donasi bisa di salurkan melalui nomer rekening ;
BCA 065.060.3648 atas nama Enjang Muharim
MANDIRI 125.000.0154.666 atas nama Enjang Muharim
Transfer dengan menyertakan 3 digit nomor HP anda, contoh Rp. 150.123
Setelah melakukan transfer mohon konfirmasi ke nomor 0878 8995 5007

Untuk keterangan lebih lanjut mengenai kegiatan ini bisa menghubungi Muh Arifin (0811 1046 900) atau Afif Ridwan (0856 993 5735)

Bismillah, ramadhan adalah bulan suci, bulan mulia, bulan yang lebih tepat untuk mengumpulkan amalan-amalan. Kalau kita bisa dengan mudah mengeluarkan uang untuk kongkow, beli tas branded harga jutaan, atau baju dan aksesoris ber merk, saya yakin... untuk hal ini pun teman-teman nggak bakalan hitungan. Aamiin Insya Allah. Semoga berkah ya, teman-teman. Ditunggu transferannya. 

Salam Iftar

*Iftar (bahasa Arab: إفطار), bahasa Indonesia: buka puasa, mengacu pada sebuah perjamuan saat Muslim berbuka puasa selama bulanRamadan. Iftar adalah salah satu ibadah di bulan Ramadan dan sering dilakukan oleh sebuah komunitas, dan orang-orang berkumpul untuk berbuka puasa bersama-sama. Iftar dilakukan tepat setelah waktu Magrib. Secara tradisional, kurma adalah hal pertama yang harus dikonsumsi ketika berbuka.
Banyak Muslim percaya bahwa memberi makan orang buka puasa sebagai bentuk amal sangat bermanfaat dan yang dipraktikkan oleh Nabi Muhammad. (Wikipedia)

June 05, 2015

Foodpanda, Solusi Lapar Kapan dan Di Mana Saja

Menjelang beberapa waktu lagi menghadapi puasa, rasanya seperti dikejar-kejar oleh beberapa agenda dan pekerjaan yang belum tuntas. Hmm, padahal saya ini bukan wanita karir. Tapi berasa sibuk banget, ada meeting sana-sini bersama komunitas, ataupun bertemu klien. Alhamdulillah sih, kondisi fisik bisa terus diajak bekerjasama alias nggak sampai sakit. Aamiin semoga deh ya. Yang penting buat saya, jangan sampai telat makan. Secara punya pengalaman masuk rumah sakit gegara maag akut, masa iya mau masuk ugd lagi, ogah.

Aktivitas yang lumayan ada terus, kadang memang menuntut perhatian lebih. Apalagi menyusuri Jakarta yang udah nggak bisa dikeluhkan lagi macetnya. Bisa 3 jam doang waktu yang dihabiskan dalam perjalanan. Sampai tkp, biasanya mepet atau nge-pas. Jeleknya saya, kadang hampir nggak pernah sarapan. Paling banter minum teh manis atau roti sebiji. Sampai tujuan udah kelaperan banget pastinya. Sayangnya, mau bawa bekal, bawaan saya sendiri udah banyak. Laptop, mukena, alat lenong wajah, dan perintilan kabel lainnya udah jadi barang yang wajib dibawa. Jadi udah pasti, makan siang dilakukan di jalan atau di tempat saya bertemu teman/ klien.

Sama seperti halnya kemarin saat saat menghadiri meeting salah satu komunitas yang saya ikuti. Sampai di tkp, perut udah kelaperan. Tapi mulut rasa-rasanya ngebayangin makanan rasa keju, daging bertabur mayonise dan saos. Yup, jelasnya lagi ngiler yang namanya burger. Sayangnya, kalau sudah sampai di tepat meeting, mau beranjak lagi buat pesan makanan, kok ya males. Mau delivery langsung nelepon juga, nggak kebayang menunya apa aja. Di sinilah mbah google dan perangkat aplikasi di hp semakin berguna yes.

Sambil nunggu meeting dimulai, saya browsing dulu ke aplikasi android. Terus saya ingat beberapa teman sempat merekomendasikan foodpanda. Familiar juga sih dengar namanya. So, sayapun browsing dan langsung download lewat hp saya. Alhamdulillah koneksi lancar, nggak sampai 2 menit, aplikasi foodpanda sudah bisa saya utak-atik.


May 21, 2015

Body Vive with Imperial Leather

Menghabiskan akhir pekan untuk berolahraga, rasanya jarang sekali dilakukan oleh banyak orang. Kalapun ada, sedikit, ya. Kebanyakan mereka akan menghabiskan waktu bersama keluarga, piknik, atau kalaupun terpaksa sendirian (jomlo), biasanya ada yang memilih di rumah untuk beristirahat sambil update status. Hihihi.

Jadi ceritanya, Sabtu beberapa waktu yang lalu saya mencoba weekend dengan sesuatu yang jarang saya lakukan juga. Kalau biasanya, weekend saya banyak menghabiskan waktu bersama keluarga, kali ini saya mau bakar lemak deh. Tapi lalu kemudian saya nanya sama diri sendiri, “lemak mana yang mau dibakar, Mir? Perasaan badan udah segini-gininya saja.” Tapi enggak apa-apa deh, yang penting badan bisa keringetan.

Membuat janji dengan sahabat saya, Irma, Sabtu pagi itu, kami berdua lalu menuju ke Golds Gym di wilayah Thamrin. Mau olahraga aja, niat banget cari tempat yang jauh, ya. Hehehe, bukan, bukan… ini karena saya diundang oleh Mommies Daily bersama beberapa blogger lainnya untuk menghadiri undangan dari Cussons - Imperial Leather. Tau kan? Itu sabun yang udah ada sejak saya kecil. Dan kali ini para blogger, selain diajak untuk melakukan body vive, setelah itu kami juga diminta untuk mandi dengan menggunakan sabun tersebut. Tapi sebelum masuk ke “pengalamannya” di kamar mandi, saya mau bagi-bagi cerita dulu soal olahraga body vive nya ya.



May 13, 2015

Grand Launching Fotile Range Hoods

Teman-teman, terkhusus para mommies, bunda dan emak-emak. Kegiatan yang paling melekat dari kita sebagai perempuan salah satunya adalah memasak. Ada yang sangat menyukai kegiatan ini, ada yang biasa-biasa saja seperti saya. Masalahnya, saya memang enggak terlalu suka degan asap yang ditimbulkan dari masakan. Tapi meskipun begitu, kegiatan memasak tetap harus dijalankan, ya. Anak-anak mau makan apa dong? Masa beli atau pesan dari catering mulu :D

Bicara soal asap yang ditimbulkan dari masakan. Kalau kita mampir ke resto-resto, pasti kita melihat yang namanya range hood. Bahasa terangnya, alat untuk menyaring asap di ruangan, khususnya di dapur. Lalu, seberapa banyak diantara ibu-ibu yang sudah ada alat ini di rumahnya? Pasti sebagian ada lah ya. Saya sendiri pun sebenarnya pingin sih punya alat seperti itu. Tapi selama ini nggak terlalu ngeh saja.
Contoh range hood Fotile (kredit)
Nah, tanggal 7 Mei lalu saya menghadiri Grand Launching Fotile di hotel Kempinski. Produk yang di launching dari merk Cina ini berdiri sejak 1996 di Ningbo. Dalam misinya, Fotile berupaya menyediakan perangkat dapur yang berkualitas. Tidak hanya menjamin dari kontrol kualitas, Fotile benar-benar ingin membantu setiap orang yang berkegiatan memasak, agar terhindar dari permasalahan yang ada. Coba dibayangkan bagaimana aroma ikan asin atau pete dan jengkol saat dimasak. Sedap-sedap ngeri kan? Hehehe. Dan bisa jadi seisi rumah akan berhamburan ke luar rumah dan “mabok asap” dari masakan tersebut.

April 06, 2015

Pentingnya Asupan Gizi Pada 1000 Hari Pertama

Sering kali, atau beberapa waktu terakhir ini saya mendapatkan komentar, "Mir, kamu kok, makin kurus sekarang?" Kalau sudah begitu, biasanya saya cuek aja dan menjawabnya dengan bahasa canda. "Iya, memang bawaan lahirnya kurus, kok. Tapi jangan bilang kalau kamu ngiri ama badanku, ya." Hihihi, impas. Tapi jujurnya juga, saya enggak tersinggung kok, mendapat komentar seperti itu. Memang beneran badan saya ini langsing sik. Kemarin saja, saya masih dikomentari kaya "ABG." *Bangga amat*, wekekek.

Dulu, dulu banget jaman SMP, SMA, saya memang nggak suka sama sayuran. Maunya makan pakai daging atau ayam terus. Kalau enggak pakai lauk-lauk itu, saya ogah makan. Mending nahan laper dan main terus deh. Dan kebiasaan itu ternyata terbawa terus sampai saya menikah. Dan pada saat hamil, barulah saya memaksakan untuk makan sayur, plus ikan yang nggak pernah saya suka sama bau amisnya. Tapi karena untuk memenuhi gizi bayi di kandungan, ya terpaksa dijabani lah. 

Nah, orang-orang seperti saya inilah, yang sebenarnya harus dikembalikan ke jalan yang benar dan diberikan pemahaman akan pentingnya gizi untuk kesehatan diri. Memangnya cukup hanya dengan makan ayam atau daging? Padahal kebutuhan diri kita kan, banyak banget, bukan sekedar protein saja. 

Jumat, 20 Maret 2015 lalu saya menghadiri Nutritalk yang diadakan oleh Nutrisi untuk Bangsa - Sarihusada dengan tema "Sinergi Pengetahuan Lokal dan Keahlian Global bagi Perbaikan Gizi Anak Bangsa." Dalam acara ini hadir Dr. Martina Alles, direktur Developmental Physiology & Nutrition Danone Nutricia Early Life Nutrition, Belanda dan Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, Guru Besar Tetap Ilmu Gizi Fakultas Ekologi Manusia, IPB.

Dr. Martine Alles
Welfie dulu sebelum acara dimulai :)

January 26, 2015

Juice Be Healthy

Saat kondisi cuaca yang lagi enggak menentu gini, saat diri kudu pandai-pandai menjaga kondisi tubuh. Apalagi yang terbiasa dengan aktivitas tinggi kaya saya  di luar rumah, hukumnya wajib deh… makan enggak boleh telat dan tetap mengkonsumsi vitamin dengan teratur. Dilalah, saya yang rajin yoga seminggu dua kali saja, akhirnya harus merasakan tumbeng karena daya tahan menurun. Well… salah siapa kalau sudah begini? *salahkan wakwaw saja*

Saya jadi ingat, saat beberapa waktu lalu dalam tingkat mobilitas sedikit lebih tinggi, ada beberapa hal yang hampir luput. Salah satunya adalah kurangnya mengkonsumsi air mineral. Padahal, suami saya selalu mengingatkan setiap saat. Ditambah lagi makan pun engak teratur alias sekenanya. Ya… manusia! Kadang demi eksistensi malah lupa sama kebutuhan diri sendiri yes, *toyor diri sendiri*.

Tapi, dari semua itu… saya tetap menjaga kebiasaan pagi hari atau malam hari, yaitu minum juice aneka buah atau sayur, atau bahasa kerennya Greenjuice. Saya pikir, setidaknya meskipun saya enggak sarapan, juice buah atau sayur ini bisa mewakili asupan gizi saya saat beraktivitas. Apalagi dalam kondisi sedang kurang nyaman seperti ini, saya benar-benar enggak mau menghilangkan kebiasaan tersebut. Tetap harus minum juice agar terasa manfaatnya.

January 11, 2015

Tidur lelap, Hidup Sehat



Liburan telah usai, anak-anakpun kembali pada rutinitasnya, yaitu sekolah. Alhamdulillah di hari pertama mereka masuk sekolah, enggak ada drama-dramaan. Mereka bangun dengan semangat, mandi dan bergegas ke sekolah. Dan karena tempat sekolahnya dekat sekali dari rumah, saya pun tidak perlu repot-repot mengantar mereka. Insha Allah kaka dan adik saling menjaga. *Keenakan mamanya dong, ya. Hehehe.

Oh iya, saya mau cerita sedikit tentang liburan kemarin. 

Jadi, ceritanya kami berlibur di rumah orangtua saya di Bandung. Dengan perubahan cuaca dan udara, otomatis kami pun harus kembali menyesuaikan kondisi yang ada. Dan Bandung itu kan, terkenal dingin. Enggak heran nyamuk-nyamuk di sana juga doyan banget sama pendatang seperti kami. Sudah dipastikan, malam pertama dan kedua, tidur sedikit gelisah karena udara dingin dan serangan nyamuk. Apalagi rumah orangtua saya dekat dengan sawah dan pegunungan. Bakalan drama banget deh.

Tapi kan, yang namanya setelah lelah seharian beraktivitas, pasti kita pengin istirahat dan tidur malam dengan nyaman. Lah kalau serangan nyamuk terus-terusan datang, dipastikan bakal terjaga sepanjang malam. Alhasil kita pun jadi kurang tidur dan makin lelah. Hal ini sering saya alami lho. Karena terlalu capek, saya lupa pakai alat pengusir nyamuk. Bukannya tidur lelap, malah terbangun terus gara-gara gigitan nyamuk. Argh… yang ada emosi jiwa deh. Bisa-bisa liburan isinya cuma cerita nyamuk.