January 26, 2015

Juice Be Healthy

Saat kondisi cuaca yang lagi enggak menentu gini, saat diri kudu pandai-pandai menjaga kondisi tubuh. Apalagi yang terbiasa dengan aktivitas tinggi kaya saya  di luar rumah, hukumnya wajib deh… makan enggak boleh telat dan tetap mengkonsumsi vitamin dengan teratur. Dilalah, saya yang rajin yoga seminggu dua kali saja, akhirnya harus merasakan tumbeng karena daya tahan menurun. Well… salah siapa kalau sudah begini? *salahkan wakwaw saja*

Saya jadi ingat, saat beberapa waktu lalu dalam tingkat mobilitas sedikit lebih tinggi, ada beberapa hal yang hampir luput. Salah satunya adalah kurangnya mengkonsumsi air mineral. Padahal, suami saya selalu mengingatkan setiap saat. Ditambah lagi makan pun engak teratur alias sekenanya. Ya… manusia! Kadang demi eksistensi malah lupa sama kebutuhan diri sendiri yes, *toyor diri sendiri*.

Tapi, dari semua itu… saya tetap menjaga kebiasaan pagi hari atau malam hari, yaitu minum juice aneka buah atau sayur, atau bahasa kerennya Greenjuice. Saya pikir, setidaknya meskipun saya enggak sarapan, juice buah atau sayur ini bisa mewakili asupan gizi saya saat beraktivitas. Apalagi dalam kondisi sedang kurang nyaman seperti ini, saya benar-benar enggak mau menghilangkan kebiasaan tersebut. Tetap harus minum juice agar terasa manfaatnya.

January 11, 2015

Tidur lelap, Hidup Sehat



Liburan telah usai, anak-anakpun kembali pada rutinitasnya, yaitu sekolah. Alhamdulillah di hari pertama mereka masuk sekolah, enggak ada drama-dramaan. Mereka bangun dengan semangat, mandi dan bergegas ke sekolah. Dan karena tempat sekolahnya dekat sekali dari rumah, saya pun tidak perlu repot-repot mengantar mereka. Insha Allah kaka dan adik saling menjaga. *Keenakan mamanya dong, ya. Hehehe.

Oh iya, saya mau cerita sedikit tentang liburan kemarin. 

Jadi, ceritanya kami berlibur di rumah orangtua saya di Bandung. Dengan perubahan cuaca dan udara, otomatis kami pun harus kembali menyesuaikan kondisi yang ada. Dan Bandung itu kan, terkenal dingin. Enggak heran nyamuk-nyamuk di sana juga doyan banget sama pendatang seperti kami. Sudah dipastikan, malam pertama dan kedua, tidur sedikit gelisah karena udara dingin dan serangan nyamuk. Apalagi rumah orangtua saya dekat dengan sawah dan pegunungan. Bakalan drama banget deh.

Tapi kan, yang namanya setelah lelah seharian beraktivitas, pasti kita pengin istirahat dan tidur malam dengan nyaman. Lah kalau serangan nyamuk terus-terusan datang, dipastikan bakal terjaga sepanjang malam. Alhasil kita pun jadi kurang tidur dan makin lelah. Hal ini sering saya alami lho. Karena terlalu capek, saya lupa pakai alat pengusir nyamuk. Bukannya tidur lelap, malah terbangun terus gara-gara gigitan nyamuk. Argh… yang ada emosi jiwa deh. Bisa-bisa liburan isinya cuma cerita nyamuk.